PSBB Sebagian Daerah di Jawa-Bali, Ganjar: Kesehatan Harus Jadi Prioritas

Ganjar memprediksi jika PSBB ini berjalan sukses maka kurva penularan pandemi akan melandai.

Erick Tanjung | Stephanus Aranditio
Kamis, 07 Januari 2021 | 16:02 WIB
PSBB Sebagian Daerah di Jawa-Bali, Ganjar: Kesehatan Harus Jadi Prioritas
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

SuaraSumbar.id - Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB di sebagian daerah di Jawa-Bali pada 11-25 Januari 2021 pasti akan berdampak pada sektor ekonomi.

Pemerintah menyampaikan upaya penanganan kesehatan di masa pandemi Covid-19 tidak bisa berjalan beriringan dengan kegiatan ekonomi.

"Kalau kondisinya sudah seperti ini jangan ngomong dampak ekonomi, kami mesti ambil skala prioritas, mau jalan dua-duanya (ekonomi-kesehatan) sulit. Yang bisa adalah kalau kamu hari ini kerja dapat untung Rp100 ribu, nanti mungkin hanya Rp20 ribu, kamu harus ikhlas," kata Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dalam diskusi virtual BNPB, Kamis (7/1/2021).

"Sebab kalau kemudian kita bicaranya ini covid bisa kita tekan terus ekonominya tinggi, terlalu ideal dalam konteks hari ini, seolah-olah pembatasan kita lakukan tapi ekonomi bebas, itu sesuatu yang dalam prakteknya tidak mungkin," ujarnya.

Baca Juga:Bupati Sleman Soal PSBB Jawa-Bali: Setiap Daerah Punya Ciri Khas

Oleh sebab itu, dia meminta seluruh jajarannya untuk kembali menggencarkan edukasi kepada masyarakat bahwa kegiatan ekonomi harus dilakukan dengan kenormalan baru.

"Maka edukasi kepada mereka adalah ayo tetap mari dagang, umpama yang produknya rare, yuk dagangnya online, ini bisa membantu. Lalu pariwisata mohon maaf ya anda akan rugi, itu kami omongkan, jangan tipu-tipu lagi, sebab kalau kami bilang tenang ya anda masih akan oke, tidak mungkin," tuturnya.

Ganjar memprediksi jika PSBB ini berjalan sukses maka kurva penularan pandemi akan melandai.

"Kita di rumah yuk sebulan penuh, kita tahan diri kita baik-baik. Kita betul-betul merasakan, toh pemerintah juga kasih bantuan, maaf ya, toh yang masih punya tabungan masih bisa menggunakan tabungannya, mereka yang tidak mampu bisa kami bantu, sebulan saja," kata dia.

Sebagai informasi, pandemi Covid-19 telah menginfeksi 788.402 orang di Indonesia sejak Maret 2020, dengan kasus aktif sebanyak 112.593 orang, 652.513 orang sembuh, dan 23.296 jiwa meninggal dunia.

Baca Juga:Daftar Wilayah yang Terapkan PSBB Mulai 11 Hingga 25 Januari 2021

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini