- Mahasiswa Politeknik Negeri Padang berinisial FDA ditemukan tewas tergantung di kamar kosnya, Kota Padang, Sabtu, 11 April 2026.
- Penemuan jasad berawal dari permintaan orang tua yang cemas karena korban tidak bisa dihubungi melalui pesan singkat.
- Kepolisian mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut.
SuaraSumbar.id - Seorang mahasiswa dari Politeknik Negeri Padang, Kota Padang, Sumatera Barat, ditemukan meninggal dunia, pada Sabtu, 11 April 2026.
Korban berinisial FDA (24) ditemukan tak bernyawa di kamar kosnya di Jalan Puncak, Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh.
Korban diduga meninggal akibat bunuh diri dengan cara menggantung diri di ventilasi kamar mandi. Peristiwa ini pertama terungkap setelah orang tua korban menghubungi pemilik kos untuk mengecek kondisi anaknya.
Pesan tersebut dikirim melalui aplikasi WhatsApp karena keluarga tidak dapat menghubungi korban. Pemilik kos bernama Mesi kemudian mendatangi kamar korban sekitar pukul 08.25 WIB.
"Ayahnya WhatsAap saya, tolong lihat anaknya, apakah sakit atau bagaimana," kata Mesi saat ditemui di lokasi.
Mesi kemudian melakukan pengecekan bersama pekerja bangunan. Kebetulan di lokasi kos terdapat aktivitas pengerjaan bangunan.
Awalnya ia mengetuk pintu kamar kos korban beberapa kali, namun tidak ada respons. Karena khawatir, Mesi akhirnya membuka pintu menggunakan kunci cadangan. Saat pintu terbuka, ia dikejutkan dengan kondisi korban yang sudah tidak bernyawa.
Korban ditemukan berdiri di depan pintu kamar mandi dengan leher terlilit tali yang terikat pada ventilasi. Kondisi tubuh korban juga sudah menghitam dan membengkak.
"Pas buka pintu, ternyata korban sudah tergantung di pintu kamar mandi. Tubuhnya sudah hitam dan membengkak," ucapnya.
Baca Juga: Kasus Dugaan Bullying Siswa di Padang hingga Korban Dirawat di RS Jiwa, Wakepsek Sebut Hanya Candaan
Polisi Evakuasi Jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara
Peristiwa ini mengundang perhatian warga sekitar. Petugas kepolisian kemudian datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Informasinya, korban berasal dari Kabupaten Dharmasraya. Ia diketahui merupakan mahasiswa D-4 semester akhir jurusan Admistrasi Bisnis.
Saat ini pihak kepolisian masih menunggu kedatangan pihak keluarga korban dari Dharmasraya.
Kontributor: Saptra S
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Sakelar Lampu Terasa Panas Saat Disentuh? Ini Tanda yang Harus Diwaspadai
-
Pakar Transportasi: Antrean BBM di Sumbar Dipicu Hambatan Distribusi Akibat Gangguan Infrastruktur
-
15 Karya Budaya Sumbar Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda
-
Pariwisata Sumbar Menggeliat, Kunjungan Wisatawan Mancanegara Naik 34,68 Persen
-
BRI KKB Expo 2026 Tawarkan Promo Kredit Mobil dan Bonus BRIZZI Rp500 Ribu