- KPU Kota Solok mencatat total 60.288 pemilih pada triwulan pertama tahun 2026 melalui proses pemutakhiran data berkelanjutan.
- Terdapat penambahan 379 pemilih baru di Kota Solok dibandingkan dengan hasil rekapitulasi pada triwulan empat tahun 2025.
- Akurasi data pemilih dipastikan melalui koordinasi lintas instansi untuk memverifikasi perubahan status dan hak pilih warga setempat.
SuaraSumbar.id - Jumlah pemilih di Kota Solok, Sumatera Barat, pada Triwulan I Tahun 2026 tercatat sebanyak 60.288 pemilih. Artinya, ada penambahan sebanyak 379 pemilih. Jumlah pemilih tersebut terdiri dari atas 29.759 pemilih laki-laki dan 30.529 pemilih perempuan.
Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi, KPU Kota Solok Dessy Arisandi mengatakan, jumlah pemilih itu diperoleh setelah pihaknya menyelesaikan rapat pleno terbuka terkait sinkronisasi data pemilih sejak awal tahun.
"Terjadi penambahan sebanyak 379 pemilih dibandingkan hasil rekapitulasi pada triwulan IV tahun 2025," katanya melansir Antara, Jumat, 10 April 2026.
Ia mengatakan bahwa KPU kabupaten/kota melakukan rekapitulasi setiap tiga bulan, sementara tingkat provinsi dilakukan setiap enam bulan.
"Data PDPB diperoleh melalui koordinasi lintas instansi," ujar dia.
Ia menyebutkan data yang diperoleh dari Kemendagri melalui KPU RI. Kemudian disinkronkan dengan berbagai instansi seperti Disdukcapil, TNI/Polri, Pengadilan Negeri, Bawaslu, Lapas, Kemenag, cabang dinas pendidikan serta pemerintah kelurahan.
Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan akurasi data pemilih, termasuk penambahan pemilih baru, pemilih yang telah meninggal dunia, perubahan status, hingga warga yang kehilangan atau mendapatkan kembali hak pilihnya.
Berita Terkait
-
KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
-
Penjelasan KPU Soal Keabsahan Syarat Dokumen Gibran di Pemilu 2024
-
DPR Desak DKPP Periksa KPU-Bawaslu soal Dugaan Pasal 'Karpet Merah' untuk Gibran
-
Putusan MK soal Pendidikan Gibran Bakal Jadi Rujukan Revisi UU Pemilu dan PKPU
-
PDIP Semprot KPU Soal Ijazah Gibran: Komisioner Bermasalah Jangan Maju Lagi
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Padang Diterjang Banjir Parah, Athari Gauthi Minta Keselamatan Anak-Anak dan Lansia Diprioritaskan
-
Pasar Gaung Diacak-acak Petugas, Polda Sumbar Sapu Bersih 'Kampung Narkoba' di Padang
-
BRI Gandeng Eastspring Indonesia, Tambah Pilihan Investasi bagi Nasabah
-
BRI Manjakan Nasabah Private dan Prioritas dengan Promo Eksklusif The Premiere
-
Makin Eksklusif, BRI Hadirkan Keistimewaan Layanan Kesehatan Prodia bagi Nasabah Prioritas