- Ditresnarkoba Polda Sumbar mengungkap tujuh kasus narkoba dengan sepuluh tersangka sepanjang bulan Maret 2026 di wilayah Sumatera Barat.
- Aparat menyita barang bukti berupa 9,9 kilogram sabu serta 110 kilogram ganja dari berbagai titik rawan peredaran narkotika.
- Kepolisian memperketat pengawasan di jalur udara dan membentuk kampung bebas narkoba untuk memutus rantai peredaran di Sumatera Barat.
SuaraSumbar.id - Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatra Barat (Sumbar) mengungkap kasus peredaran narkotika sepanjang Maret 2026. Dalam periode tersebut, kepolisian berhasil membongkar tujuh kasus dengan total sepuluh orang tersangka.
Dari pengungkapan itu, polisi menyita barang bukti berupa sabu dengan total berat 9,9 kilogram serta ganja mencapai 110 kilogram. Jumlah tersebut dinilai menunjukkan tingginya ancaman peredaran narkotika di wilayah Sumbar.
Kapolda Sumbar Irjen Gatot Tri Suryanta menegaskan bahwa narkoba masih menjadi ancaman serius, terutama bagi generasi muda.
“Barang bukti yang kami amankan dalam jumlah besar ini menunjukkan bahwa peredaran narkoba masih sangat masif dan harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya saat konferensi pers di Mapolda Sumbar, Rabu, 8 April 2026.
Ia menambahkan, pihak kepolisian terus berupaya memutus rantai peredaran narkotika melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan elemen masyarakat. Selain penindakan, upaya pencegahan juga terus diperkuat.
“Salah satu langkah yang kami lakukan adalah membentuk kampung bebas narkoba di sejumlah daerah. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus menekan peredaran narkotika dari tingkat paling bawah,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur Reserse Narkoba Polda Sumbar, Kombes Pol Wedy Mahadi, merinci bahwa pengungkapan kasus tersebut tersebar di beberapa wilayah, antara lain Kabupaten Sijunjung, Padang Pariaman, dan Kota Padang.
Penangkapan pertama dilakukan di Kabupaten Sijunjung dengan satu tersangka dan barang bukti sabu seberat 54,14 gram. Selanjutnya, aparat menggagalkan tiga upaya penyelundupan sabu di Bandara Internasional Minangkabau dalam satu hari, dengan total barang bukti hampir 4 kilogram dari dua tersangka berbeda.
Operasi berikutnya di lokasi yang sama kembali menghasilkan penangkapan dua tersangka dengan barang bukti sabu seberat lebih dari 5,9 kilogram. Selain itu, petugas juga mengamankan ganja dalam jumlah besar di dua lokasi berbeda, yakni di wilayah Sijunjung dan Kota Padang.
Menurut Wedy, keberhasilan ini merupakan hasil dari operasi intensif yang dilakukan secara berkelanjutan di berbagai titik rawan. “Kami melakukan pemetaan dan pengawasan ketat, terutama di jalur-jalur yang berpotensi menjadi pintu masuk peredaran narkotika,” katanya.
Ia juga menyoroti meningkatnya upaya penyelundupan melalui jalur udara, khususnya di Bandara Internasional Minangkabau. Dalam beberapa hari, aparat berhasil menggagalkan sejumlah percobaan penyelundupan di lokasi tersebut.
“Dalam waktu tiga hari berturut-turut, kami berhasil mengungkap beberapa kasus penyelundupan di bandara. Ini menunjukkan jalur udara menjadi salah satu titik yang rawan,” ungkapnya.
Pihak kepolisian menilai bahwa Sumatera Barat tidak lagi hanya menjadi daerah lintasan, tetapi mulai menjadi sasaran peredaran narkotika. Berbagai modus pun digunakan pelaku untuk menghindari petugas.
“Sumbar kini telah menjadi target peredaran narkoba. Kami akan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan agar jaringan ini dapat diputus,” tegas Wedy.
Kontributor: Saptra S
Berita Terkait
-
BPOM dan Polri Perketat Pengawasan Narkotika, Vape hingga Kosmetik Ilegal
-
Dilarang Vape! Kapolri Pastikan Sanksi Disiplin hingga Pidana Bagi Anggota yang Melanggar
-
Jadi Media Peredaran Narkotika Cair, Kapolri Larang Anggota Polri Pakai Vape
-
Kapolri Larang Anggota Polri Gunakan Vape, Berlaku di Dalam dan Luar Lingkungan Kerja
-
2 Pemadat Ditangkap Polisi saat Asik Nikmati Sabu di Gubuk Kampung Boncos Palmerah
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Pesta Pernikahan di Padang Berujung Petaka, 20 Warga Diduga Keracunan
-
Sungai Lubuak Lakuak Meluap, Banjir Bandang Rendam Empat Jorong di Pandai Sikek
-
Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita
-
Kinerja Solid dan Inovasi Digital Antar BRI Raih 4 Penghargaan Bergengsi
-
Ini Makanan Kaya Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol