-
Jalur darurat Tanah Datar segera dibangun tekan kecelakaan.
-
KAI dukung pemanfaatan lahan untuk escape ramp.
-
Koordinasi lintas instansi bahas aspek teknis dan keselamatan.
SuaraSumbar.id - Rencana pembangunan jalur pemberhentian darurat di Tanah Datar memasuki tahap krusial. Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, turun langsung meninjau lokasi rel kereta api dan ruas jalan nasional di kawasan Panyalaian, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (19/2/2026).
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan pembangunan jalur pemberhentian darurat di Tanah Datar sebagai langkah konkret menekan angka kecelakaan di jalur nasional Padang–Padang Panjang–Bukittinggi. Kawasan tersebut dikenal sebagai salah satu titik rawan kecelakaan, khususnya yang melibatkan kendaraan berat seperti truk.
Pembangunan jalur pemberhentian darurat di Tanah Datar dinilai mendesak seiring meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas di lintasan tersebut.
Infrastruktur ini dirancang sebagai jalur alternatif atau escape ramp bagi kendaraan yang mengalami gangguan fungsi pengereman saat melintasi turunan panjang.
Dony yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) menegaskan bahwa pencegahan kecelakaan tidak hanya bertumpu pada pembangunan fisik semata, tetapi juga kedisiplinan pengendara.
“Kecelakaan ini ingin kita minimalisasi. Pemerintah daerah sudah meminta kepada seluruh truk, terutama untuk memperhatikan syarat-syarat kelengkapan kendaraannya. Pemerintah mewajibkan pengendara untuk memeriksa rem dan komponen lainnya sebelum berkendara,” kata Dony.
Ia menambahkan, pembangunan jalur penyelamatan tetap diperlukan sebagai langkah mitigasi risiko di lapangan.
“Kita akan membangunkan jalur penyelamatan. Akan ada jalur pemberhentian darurat yang dibangun bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia dan pemerintah daerah,” katanya.
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, menyatakan balai nasional siap merealisasikan pembangunan tersebut. Namun, dukungan BP BUMN dibutuhkan karena lahan berada dalam penguasaan PT Kereta Api Indonesia.
Sementara itu, PT KAI Divre II Sumbar menyatakan dukungan atas rencana pembangunan escape ramp di KM 79+200 s.d. KM 79+325, Jl. Raya Padang Panjang–Bukittinggi, Nagari Panyalaian.
“Prinsipnya KAI mendukung setiap upaya yang bertujuan untuk meningkatkan keselamatan publik, sepanjang tetap memperhatikan aspek keselamatan dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab.
“Rencana pembangunan jalur penyelamat ini merupakan langkah positif dalam meminimalisir risiko kecelakaan, dan KAI siap berkoordinasi secara intensif dengan pihak-pihak terkait,” katanya lagi.
Pembahasan teknis pemanfaatan lahan masih dalam tahap koordinasi lintas instansi, mencakup kajian keselamatan operasional kereta api serta mekanisme administrasi sesuai ketentuan yang berlaku. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Meski Berstatus Persero, Danantara: ANTM-PTBA Masih Bagian MIND ID
-
Mengapa Antam dan PTBA Ditempeli Status Persero Lagi?
-
Siap-siap! Danantara Bakal Pangkas Kursi Bos BUMN Asuransi, Dari 15 Sisa 3
-
Gandeng Perusahaan Asing, Perminas Mulai Misi Pencarian Mineral Kritis
-
Menghitung Hari Pengumuman Lelang WTE Danantara, Emiten Ini Bisa Jadi Kuda Hitam
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
-
Resmi Dibuka! Jadwal Penukaran Uang Baru 2026 Periode Kedua di PINTAR BI Go Id
-
Murka ke Wasit Majed Al-Shamrani, Bojan Hodak: Kita Akan Lihat!
-
Warga Boyolali Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, Gara-gara Ganti Rugi Waduk Kedungombo Belum Dibayar
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
Terkini
-
Danantara Janji Bangun Jalur Darurat di Tanah Datar, Lokasi Rawan Kecelakaan Panyalaian Ditinjau
-
7 Lipstik Viva untuk Usia 40-an, Warna Natural yang Bikin Awet Muda
-
Mitigasi Bencana Lewat Nyanyian dan Game, Cara Mahasiswa Untidar Edukasi Pelajar di Maninjau Agam
-
6 Lipstik Waterproof Tahan Lama, Bibir Segar Tanpa Takut Luntur!
-
CEK FAKTA: Prabowo Perintah Purbaya Siapkan Anggaran PPPK Paruh Waktu ke Penuh Waktu, Benarkah?