- Unggahan viral klaim Trump terima imbalan pembebasan Maduro.
- Tidak ada kutipan resmi Trump soal syarat Aceh merdeka.
- Artikel pemeriksaan fakta menyatakan narasi itu hoaks.
SuaraSumbar.id - Klaim mengenai Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang disebut-sebut akan membebaskan Presiden Venezuela dengan syarat Indonesia membolehkan Aceh merdeka, viral di media sosial.
Unggahan akun TikTok “top_leaders01” yang menyebarkan pesan itu telah menarik ribuan interaksi netizen sejak 5 Februari 2026 lalu.
Unggahan yang viral itu disertai narasi: “Ronald Trump Akan Pulangkan - Presiden Venezuela Maduro Jika Indonesia Lepaskan Aceh”.
Lantas, benarkah informasi tersebut?
Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta TurnBackHoax, tidak ditemukan laporan dari media kredibel maupun pernyataan resmi dari pemerintah AS yang mendukung klaim tersebut.
Dalam penelusuran, sejumlah berita memang membahas kebijakan luar negeri dan pendekatan Donald Trump terhadap situasi di Venezuela — termasuk ancaman terhadap pemerintahan baru negara itu serta operasi militer yang dilakukan AS. Namun semuanya tidak mencantumkan syarat apa pun yang mengaitkan isu kemerdekaan Aceh dengan pembebasan pemimpin Venezuela.
Misalnya, laporan menunjukkan demonstrasi di depan Kedutaan Besar AS di Jakarta yang menuntut pembebasan Presiden Venezuela, tetapi tidak ada kaitan dengan Aceh merdeka sebagaimana diklaim dalam unggahan itu. Selain itu, artikel lain merinci peringatan keras Trump terhadap pemimpin sementara Venezuela jika tidak memenuhi tuntutan Washington, tetapi tidak ada syarat terkait wilayah Indonesia.
Sepanjang penelusuran tidak ditemukan pernyataan Donald Trump yang menyebutkan dirinya akan membebaskan Presiden Venezuela dengan syarat Indonesia mengizinkan Aceh merdeka.
Kesimpulan
Berdasarkan fakta tersebut, narasi yang beredar merupakan informasi palsu atau hoaks yang menyebar di platform media sosial tanpa dasar bukti dari sumber resmi atau media kredibel.
Berita Terkait
-
Kemlu China Peringatkan AS, Sebut Perang Iran Tak Seharusnya Terjadi
-
Donald Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Harus Tetap Terbuka
-
Siasat Cerdik China Ganti Nama Marco Rubio agar Bisa Masuk Meski Masih Kena Sanksi
-
Sebut AS Siap Akhiri Perang, Rusia Kasih Syarat: Pasukan Ukraina Angkat Kaki dari Donbas
-
Warga AS Sambut Kedatangan Timnas Iran di Piala Dunia 2026 dengan Tangan Terbuka
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Longsor Maut Tambang Emas Ilegal di Sijunjung: Polisi Buru Pemodal dan Operator
-
Kronologi Longsor Maut Tambang Emas Ilegal Sijunjung: Tebing 30 Meter Tiba-tiba Runtuh
-
9 Orang Tewas Akibat Longsor Tambang Emas Ilegal di Sijunjung
-
Keuntungan Membeli TV Coocaa Garansi Resmi di Blibli
-
BNN Sumbar Bekuk 4 Terduga Pengedar Narkoba Lintas Provinsi, 150 Kilogram Ganja Ditemukan