-
Dua jembatan darurat Palembayan hanyut diterjang arus sungai deras.
-
Ratusan keluarga mengungsi akibat banjir dan longsor Tanjung Raya.
-
Akses warga terputus, pembangunan jembatan bailey mulai dilakukan.
SuaraSumbar.id - Arus Sungai Batang Nanggang kembali menerjang jembatan darurat di Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), yang dibangun pascabanjir bandang.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam memastikan dua jembatan sementara itu hanyut setelah debit air meningkat akibat curah hujan tinggi pada Rabu malam.
Peristiwa jembatan darurat Palembayan hanyut ini membuat jalur penghubung antarpermukiman terganggu. BPBD Agam mencatat, jembatan yang terbuat dari batang pohon kelapa tersebut sebelumnya menjadi tumpuan mobilitas warga untuk beraktivitas sehari-hari.
Akibat hanyutnya jembatan darurat Palembayan, akses masyarakat kembali terhambat. BPBD Agam menyebut keberadaan jembatan itu vital karena menghubungkan sejumlah titik penting di Nagari Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan.
"Dua jembatan darurat yang dibangun dari pohon kelapa dibawa arus sungai cukup besar," kata Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmat Lasmono, Kamis (12/2/2026).
Ia mengatakan kedua jembatan tersebut berada di Masjid Syuhada menghubungkan Sawah Laweh-Kampuang Pili, Nagari Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan.
Setelah itu Jorong Subarang Aia Nagari Salareh Aia Timur menghubungkan Koto Alam-Subarang Aia.
"Jembatan darurat dibangun untuk mempermudah akses warga usai bencana banjir bandang melanda daerah itu pada akhir November 2025," katanya.
Rahmat menambahkan luapan air juga mencapai jalan provinsi yang menghubungkan Padang Koto Gadang menuju Bukittinggi dengan ketinggian sekitar 50 sentimeter.
Selain di Palembayan, bencana hidrometeorologi juga terjadi di Kecamatan Tanjung Raya. Banjir dan longsor menyebabkan ratusan warga terdampak dan harus meninggalkan rumah mereka untuk sementara waktu.
Sebanyak 170 kepala keluarga mengungsi ke sekolah, masjid, rumah keluarga, hingga rumah tetangga. Mereka tersebar di Nagari Koto Kaciak sebanyak 90 kepala keluarga dan Nagari Sungai Batang 50 kepala keluarga setelah rumah terendam banjir setinggi 40-60 sentimeter akibat meluapnya Sungai Asam dan Sungai Tumayo.
Saat ini air mulai surut dan warga berangsur membersihkan material banjir dari rumah masing-masing.
Sementara itu di Jorong Lubuak Sao, Nagari Dalko, 30 kepala keluarga mengungsi akibat tanah longsor yang terjadi setelah hujan deras.
"Mereka dievakuasi oleh tim gabungan berasal dari BPBD Agam, Polres Agam, PMI, Basarnas, pemerintah kecamatan, pemerintah nagari dan warga," katanya.
Ia menambahkan, material longsor juga merobohkan tiang listrik sehingga menyebabkan pemadaman di sekitar lokasi. Satu unit minibus tertimbun, namun sopir dan seorang penumpang berhasil menyelamatkan diri sebelum kejadian.
Longsor turut menutup ruas jalan provinsi Lubuk Basung-Bukittinggi sepanjang sekitar 50 meter dengan tinggi timbunan mencapai 1,5 meter.
Berita Terkait
-
Pesona Air Terjun Lembah Anai, Sambut Wisatawan di Jalur Padang Bukittinggi
-
Aksi Foto Arteria Dahlan di Tikungan Sintinjau Lauik Disorot, Polda Sumbar: Antrean Hanya 1 Menit
-
Tiga Jembatan Darurat Percepat Pemulihan Akses di Wilayah Terdampak Bencana
-
Demi Beraktivitas, Warga Bireuen Aceh Bertaruh Nyawa Naik Kereta Gantung
-
SIG Pasok 36 Ribu Bata Interlock Untuk Percepat Huntap Sumbar
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Promo Alfamart 22 Mei 2026, Diskon Belanja Hemat untuk Sarapan dan Camilan Favorit
-
9 Pelanggar Syariat Islam di Banda Aceh Jalani Hukuman Cambuk di Ruang Publik
-
7 Pekerja Wanita Tersambar Petir, 1 Tewas
-
7 Restoran Seafood di Padang yang Wajib Dicoba, Sajikan Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Lezat
-
5 Tempat Belanja Oleh-oleh Khas Sumbar yang Wajib Dikunjungi, dari Keripik Balado hingga Rendang