- Pesawat ATR 400 hilang kontak, SAR gabungan lakukan pencarian intensif.
- Sebelas orang di pesawat, misi patroli maritim KKP sedang berlangsung.
- Crisis Center dibuka, fokus koordinasi informasi dan bantuan keluarga korban.
Andi Sultan mengungkapkan, “Berdasarkan data awal tersebut, pesawat ATR 400 Indonesia Air Transport hilang kontak diduga berada di kawasan Leang-Leang, Kabupaten Maros,” menandai lokasi pencarian utama bagi tim SAR gabungan di lapangan.
5. Puluhan Personel SAR Dikerahkan ke Lapangan
Sejak laporan hilang kontak diterima, puluhan personel SAR telah dikerahkan ke lapangan. Tim pencarian dibagi dalam beberapa regu untuk mempercepat pemeriksaan di medan yang sulit, termasuk koordinasi dengan potensi SAR lainnya.
“Saat ini kami telah menuju lokasi yang mana diberikan koordinat dari AirNav,” lanjut Andi Sultan, sambil menjelaskan bahwa regu pencarian terdiri dari tim awal dan penguatan tambahan.
6. Warga Sempat Mendengar Suara Ledakan dan Kepulan Asap
Beberapa warga di sekitar lokasi kejadian sempat mendengar suara ledakan misterius yang diduga berkaitan dengan pesawat yang hilang kontak. Selain itu, warga lain juga melaporkan sempat melihat kepulan asap tidak lama setelah suara tersebut terdengar.
“Saya mendengar suara ledakan yang tidak biasa sekitar siang hari dari arah Gunung Bulusaraung,” ujar seorang warga, menunjukkan kepanikan sekaligus kepedulian warga setempat terhadap insiden yang terjadi.
7. Crisis Center Dibuka oleh Kemenhub di Makassar
Menanggapi insiden ini, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membuka Crisis Center di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar untuk koordinasi penanganan kejadian. Langkah ini bertujuan memperkuat upaya komunikasi, bantuan keluarga korban, dan pengumpulan informasi terbaru.
Langkah pembukaan Crisis Center ini disebut sebagai bagian dari respons cepat otoritas penerbangan untuk menanggapi insiden serius tersebut, sekaligus menjadi pusat informasi bagi pihak keluarga serta publik terkait perkembangan pencarian.
Tag
Berita Terkait
-
Detik-detik Dramatis Evakuasi Korban Kapal Tenggelam di Perairan Sulawesi Selatan
-
Mulai Agustus, Kota Makassar Tinggalkan Sistem Open Dumping di TPA
-
Kapal Berpenumpang 74 Orang Tenggelam di Selayar Sulsel, Basarnas Kerahkan Tim SAR Gabungan
-
Masa Depan Bandara Kertajati di Tangan AHY
-
Siap-siap! Pesawat N219 Buatan PTDI Bakal Terbang Lagi
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
BRI Taipei dan KDEI Kolaborasi Dukung Literasi Keuangan WNI di Taiwan
-
Kursumawati Sukses Bangun Kepercayaan Warga sebagai Agen BRILink di Simalungun
-
Tidak Ada Toleransi, Kapolda Sumbar Bakal Pecat Polisi yang Terlibat Narkoba
-
Warga Agam Diduga Jadi Korban Penyekapan di Myanmar dan Memohon Pulang
-
PBHI Serahkan Data Baru ke Ombudsman, Soroti Dokumen Kebencanaan Izin Tambang Andesit Kasang