-
Banjir bandang Sumbar sebabkan gangguan jalan nasional dan ekonomi warga.
-
Kabupaten Solok paling terdampak akses jalan darat.
-
Empat daerah jadi prioritas pemulihan pascabencana di Sumbar.
SuaraSumbar.id - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian, memaparkan dampak serius banjir bandang Sumbar terhadap akses jalan nasional dan aktivitas perekonomian masyarakat di sejumlah kabupaten dan kota.
Bencana alam yang terjadi pada akhir November 2025 itu masih menyisakan gangguan infrastruktur dan pemulihan ekonomi yang belum merata di berbagai wilayah terdampak.
Tito menyebut Kabupaten Solok menjadi daerah dengan tingkat gangguan akses darat paling signifikan akibat banjir bandang Sumbar.
“Untuk akses jalan darat yang paling banyak kuningnya atau artinya ada gangguan baik jalan nasional, provinsi dan kota itu di Kabupaten Solok,” kata Mendagri RI Tito Karnavian, Selasa (13/1/2026).
Paparan tersebut disampaikan Tito saat memimpin rapat koordinasi percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana banjir bandang Sumbar. Rapat itu turut dihadiri Kepala BNPB, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Gubernur Sumatera Barat, serta para bupati dan wali kota dari daerah terdampak.
Selain Kabupaten Solok, Tito mengungkapkan sejumlah ruas jalan nasional juga terdampak di Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam, serta satu ruas jalan nasional di Kota Pariaman. Namun, tingkat kerusakan dan gangguan di wilayah-wilayah tersebut dinilai tidak sebesar yang terjadi di Solok.
Tak hanya infrastruktur, Mendagri juga menyoroti dampak banjir bandang Sumbar terhadap roda perekonomian masyarakat. Di Kabupaten Limapuluh Kota, aktivitas ekonomi disebut belum sepenuhnya pulih karena masih ada pasar yang belum bisa kembali beroperasi setelah bencana alam melanda.
Kondisi serupa juga terjadi di Kabupaten Tanah Datar. Tito menyampaikan masih terdapat pasar, toko, restoran, hingga hotel yang belum beroperasi penuh sehingga pemulihan ekonomi warga berjalan bertahap.
“Kami juga menerima laporan aktivitas ekonomi dan wisata di sekitar Danau Maninjau, Kabupaten Agam juga belum pulih,” ujar dia.
Dalam rapat koordinasi tersebut, eks Kapolri itu menegaskan terdapat empat daerah yang memerlukan perhatian khusus dalam proses pemulihan pascabencana. Keempat daerah tersebut yakni Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Padang Pariaman, dan Kabupaten Pesisir Selatan.
“Keempat daerah ini perlu kerja bersama agar proses pemulihannya bisa secepatnya dituntaskan,” kata dia.
Mendagri berharap koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah dapat mempercepat pemulihan infrastruktur dan ekonomi masyarakat terdampak banjir bandang Sumbar, sehingga aktivitas warga dapat kembali berjalan normal dalam waktu dekat. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Dilaporkan ke Polisi, Abu Janda Bantah Hina Warga Sumbar
-
Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya
-
Asa Baru Pascabencana: Anggaran Rp100 Triliun Disetujui DPR untuk Pulihkan Sumatra!
-
Sisi Getir Pasca-Bencana Sumatra: Masih Ada Sekolah yang Bertahan di Tenda dan Kelas Darurat
-
Percepat Program Perumahan Rakyat, Mendagri Dukung Penuh Implementasi 0% BPHTB dan PBG bagi MBR
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Dengan QLola by BRI, Perusahaan Bisa Salurkan Gaji Karyawan Tanpa Harus Memproses Satu per Satu
-
Rp 1 Triliun per Tahun Putaran Uang Hasil Tambang Emas Ilegal di Sumbar, Toko Emas Ikut Disorot
-
4 Makanan Bantu Turunkan Kolesterol Jahat Secara Alami
-
Masyarakat Diingatkan Akan Bahaya Pencampuran Jeroan-Daging untuk Kesehatan
-
Kebakaran Dekat Kawasan Jam Gadang Bukittinggi Tewaskan Wanita Lansia