-
Pemulihan irigasi dipercepat demi jaga suplai air pertanian petani di Sumbar.
-
Longsor tutup saluran, Kementerian PU turunkan alat berat.
-
Irigasi pulihkan layanan 13.604 hektare lahan pertanian warga.
SuaraSumbar.id - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat Irigasi Batang Anai pascabencana longsor yang melanda Daerah Irigasi (DI) Batang Anai di Nagari Pasie Laweh, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan Irigasi Batang Anai kembali berfungsi optimal demi menjaga keberlanjutan pertanian dan ketahanan pangan masyarakat.
Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan percepatan pemulihan Irigasi Batang Anai menjadi prioritas karena wilayah tersebut merupakan salah satu sentra produksi pangan di Sumbar.
Gangguan pada saluran irigasi dinilai berpotensi langsung menghambat aktivitas pertanian, terutama pada masa tanam yang sedang berlangsung.
“Irigasi adalah tulang punggung pertanian. Begitu terjadi gangguan, harus segera cepat ditangani agar saluran kembali berfungsi,” kata Dody, Jumat (19/12/2025).
Menurut Dody, percepatan penanganan Irigasi Batang Anai dilakukan agar suplai air irigasi kembali normal dan mampu mendukung kebutuhan air petani di wilayah layanan. Keberlanjutan aliran air dinilai krusial untuk menjaga produktivitas lahan pertanian dan penghidupan masyarakat setempat.
Daerah Irigasi Batang Anai merupakan saluran strategis yang bersumber dari Bendung Batang Anai di Sungai Anai. Sistem ini melayani DI Batang Anai 1 dan DI Anai 2 dengan total luas layanan mencapai 13.604 hektare lahan pertanian.
Infrastruktur Irigasi Batang Anai dibangun secara bertahap sejak 1993 dan menjadi penopang utama pertanian di Kabupaten Padang Pariaman.
Bencana longsor yang terjadi pada 28 November 2025 menyebabkan material tanah menutup badan jalan sekaligus saluran Irigasi Batang Anai, sehingga aliran air menuju sawah warga terhenti. Kondisi ini mendorong Kementerian PU bergerak cepat sejak laporan pertama diterima.
Sejak hari pertama, Kementerian PU langsung menerjunkan empat unit ekskavator dan delapan dump truck untuk melakukan pengerukan serta pembersihan material longsor yang menutup saluran irigasi. Proses penanganan di lapangan menghadapi tantangan cuaca karena hujan terus menerus dan sempat terjadi longsor susulan.
Meski demikian, petugas tetap siaga untuk memastikan Irigasi Batang Anai dapat segera difungsikan kembali. Saluran ini bersumber dari Bendung Batang Anai dengan debit Sungai Anai sebesar 33,37 meter kubik per detik, sementara debit pengambilan untuk irigasi mencapai 7,2 meter kubik per detik.
Pemulihan aliran air dinilai sangat penting agar distribusi air ke lahan pertanian kembali berjalan sesuai kebutuhan. Dengan kembalinya fungsi Irigasi Batang Anai, Kementerian PU berharap aktivitas pertanian masyarakat dapat kembali normal dan produktivitas pertanian tetap terjaga.
Pemerintah juga akan terus melakukan pemantauan serta penanganan lanjutan guna memastikan Irigasi Batang Anai dan infrastruktur sumber daya air lainnya tetap andal menghadapi potensi cuaca ekstrem ke depan. (Antara)
Berita Terkait
-
Gunung Semeru Kembali Erupsi, Awan Panas Guguran Meluncur hingga 5 Kilometer
-
Brantas Abipraya Bersama Kementerian PU Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabanjir di Aceh
-
Fenomena Sinkhole di Aceh Tengah, Tanah Seluas 3 Hektare Amblas
-
Setahun Pascabencana, Pembangunan Jalan dan Jembatan di Aceh Tengah Dikebut
-
Tinjau Irigasi, Gubsu Bobby Serap Aspirasi dan Beri Solusi untuk Petani di Gunungsitoli Nias
Terpopuler
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
- 11 HP Murah untuk Ojol, Baterai Awet dan Layar Terang agar Tetap Nyaman di Jalan
- Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI
- 7 Sepatu Slip On Lokal yang Empuk dan Anti Pegal untuk Kerja Komuter, Mulai Rp100 Ribuan
Pilihan
-
Dua Eks Kapolri Diisukan Ditangkap, Polri Buka Fakta 4 Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
Terkini
-
Soroti Disharmoni Putusan Bawaslu dan MK, APHTN-HAN Usulkan Mekanisme Baru Sengketa Pemilu
-
Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM
-
BRI Private dan BRI Prioritas Tawarkan Privilege Pendidikan Anak di Sequoia School
-
Sempat Lumpuh Lima Jam Akibat Longsor, Jalur Sumbar-Riau di Limapuluh Kota Kembali Bisa Dilalui
-
Longsor Timbun Badan Jalan di Pangkalan Limapuluh Kota, Akses Sumbar-Riau Ditutup