-
Alex Indra Lukman mendesak percepatan pendataan dampak bencana di Sumatera Barat.
-
Presiden Prabowo kirim bantuan pesawat dan helikopter tanggap darurat.
-
16 kabupaten dan kota di Sumbar terdampak banjir dan longsor cukup parah.
SuaraSumbar.id - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, mendesak Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) dan kabupaten/kota, mempercepat proses pendataan dampak bencana hidrometeorologi yang masih berlangsung di masa tanggap darurat hingga 8 Desember 2025.
Hal itu dinilai penting agar penanganan dan pemulihan dapat dilakukan secara terukur. Menurut Alex, pemerintah pusat tidak akan berlepas tangan selama pemerintah daerah menyiapkan data yang dibutuhkan.
“Sekarang saja, bantuan telah dikirim Presiden Prabowo dengan menggunakan 4 pesawat. Ini merupakan sinyal kepedulian yang mesti ditangkap dengan baik oleh kepala daerah, di daerah terdampak bencana,” ujar Alex dalam pernyataan tertulis, Sabtu (29/11/2025).
Alex menjelaskan, sebagian besar daerah di Sumbar memiliki kemampuan fiskal rendah, termasuk wilayah yang terdampak bencana hidrometeorologi. Kondisi itu semakin diperberat oleh pemotongan Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari Kementerian Keuangan, sehingga ruang gerak pemerintah daerah menjadi semakin sempit.
Ia kembali menegaskan bahwa Presiden Prabowo telah menunjukkan komitmen kuat dengan mengirimkan bantuan melalui empat pesawat serta dua helikopter tambahan.
“Sekarang, tinggal daerah meresponnya seperti apa,” kata Alex.
Dalam kapasitasnya sebagai anggota DPR dari Dapil Sumatera Barat 1, Alex menyebut telah berkoordinasi dengan sejumlah mitra kerja Komisi IV, mulai dari Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Bulog, Bapanas, hingga Kementerian Kehutanan.
Salah satu hasil komunikasi tersebut adalah komitmen bantuan bibit bagi petani terdampak banjir dan longsor. “Komunikasi kami dengan Dirjen Holtikultura Kementerian Pertanian, telah didapatkan komitmen kesediaan memberikan bantuan bibit untuk petani kita yang terdampak banjir dan longsor,” ungkap Alex.
Ia mengatakan, agar bantuan bibit itu tepat sasaran, daerah harus menyelesaikan pendataan dengan cepat. Upaya ini juga berjalan bersamaan dengan proses pertolongan korban yang dilakukan oleh berbagai elemen masyarakat di Sumatera Barat.
Alex turut mengucapkan terima kasih kepada Presiden atas respons cepat menyediakan bantuan pada masa tanggap darurat. Ucapan serupa disampaikan kepada TNI/Polri, BPBD, Basarnas, Tagana, organisasi masyarakat, dan relawan yang terlibat dalam pencarian hingga pertolongan korban.
Diketahui, hujan intensitas sedang hingga lebat yang terjadi pada 22–27 November 2025 menyebabkan banjir dan longsor di sejumlah titik di Sumbar.
Informasi terbaru, BPBD Sumbar menyebutkan bahwa wilayah terdampak bencana ini juga semakin meluas jadi 16 kabupaten dan kota. Jumlah warga mengungsi mencapai 75.219 jiwa.
Selain itu, jumlah korban jiwa bencana banjir bandang dan longsor di Sumbar juga terus bertambah. Hingga Sabtu (29/11/2025) siang, tercatat 88 orang meninggal dunia dan 85 orang dinyatakan hilang.
Berita Terkait
-
Sempat Lumpuh Diterjang Banjir, Jalur PiningLokop Gayo Lues Aceh Akhirnya Bisa Dilalui
-
Bibit Siklon 91B Picu Ancaman Banjir dan Longsor, BNPB Beri Imbauan Waspada
-
Tolak Usul Luhut Soal Kerugian Negara Bukan Korupsi, Anggota Komisi III DPR: Tidak Relevan!
-
Kemensos Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang di Kota Padang
-
Mengapa Banjir Bandang Terjang Padang di Tengah Kemarau dan Karhutla?
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita
-
Kinerja Solid dan Inovasi Digital Antar BRI Raih 4 Penghargaan Bergengsi
-
Ini Makanan Kaya Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol
-
Bareskrim Tetapkan 20 Koperasi Jadi Tersangka Karhutla
-
Terjepit di Sela Tiang Rumah Selama 2 Jam, Perempuan 19 Tahun di Padang Dievakuasi Damkar