-
Dua jenazah korban banjir bandang di Padang Panjang ditemukan terjepit mobil terseret arus.
-
Pencarian sulit karena material lumpur dua meter menghambat proses evakuasi.
-
Puluhan warga hilang dan banyak rumah hancur akibat banjir bandang.
SuaraSumbar.id - Tim SAR gabungan kembali menemukan korban banjir bandang di kawasan Silaing Bawah, Kota Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (29/11/2025).
Sejak pagi, tim terus melakukan penyisiran di area yang paling banyak terdampak luapan air dan longsoran material.
Dalam proses pencarian tersebut, petugas menemukan dua korban di belakang sebuah mobil Toyota Innova berwarna silver yang ikut terseret arus. Kondisi keduanya tertutup lumpur dan terjepit kendaraan yang terbawa banjir.
Proses evakuasi berlangsung cukup sulit. Ketinggian material lumpur yang menumpuk hingga dua meter membuat petugas harus mengerahkan alat berat.
Kendaraan yang menindih korban ditarik menggunakan tali baja, sebelum jenazah akhirnya diangkat ke permukaan.
"Tadi ada dua jenazah yang berada dekat mobil," ujar salah seorang anggota Basarnas yang berada di lokasi.
Sampai saat ini, identitas kedua korban belum dapat dipastikan. Petugas belum mengetahui apakah keduanya merupakan warga sekitar atau pengendara yang tengah beristirahat.
Lokasi gapura perbatasan Kota Padang Panjang dikenal sebagai titik singgah pengendara. Di sekitar area itu, aliran sungai membentang di sisi kiri dan kanan jalan sehingga menjadi kawasan yang rawan ketika debit air meningkat.
Selain lokasi peristirahatan, kawasan tersebut juga merupakan pemukiman penduduk. Sekretaris Kelurahan Silaing Bawah, Nurmiyati Amin, menyatakan bahwa masih ada puluhan warga yang belum ditemukan pascakejadian.
"Warga kami yang belum terlacak ada sekitar 36 orang. Tidak ada kabar dan tidak dapat dihubungi setelah banjir," jelas Nurmiyati.
Ia juga menyebutkan, sebanyak 25 rumah hilang terseret arus deras. Selain itu, lima rumah lain mengalami kerusakan berat.
"Belum dapat dipastikan dari berapa keluarga 36 orang yang hilang itu," tambahnya.
Saat ini warga yang selamat telah dievakuasi ke Kantor Lurah Silaing Bawah. Para pengungsi tidak hanya berasal dari satu lingkungan, tetapi juga dari wilayah lain yang berbatasan langsung dengan Kota Padang Panjang.
Kontributor: Saptra S
Berita Terkait
-
Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi
-
Demi Beraktivitas, Warga Bireuen Aceh Bertaruh Nyawa Naik Kereta Gantung
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
-
BPBD Bogor Evakuasi Mobil yang Terseret Banjir Bandang di Sentul
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Angin Puting Beliung Terjang Agam, Dua Rumah Rusak dan Warung Tertimpa Pohon
-
Kronologi Aksi Foto Rombongan Arteria Dahlan di Tikungan Sitinjau Lauik: Bermula dari Miskomunikasi
-
Bandara Minangkabau Padat, 47 Penerbangan Hilir Mudik dalam Sehari, Rute Jakarta Mendominasi
-
Buntut Rombongan Arteria Dahlan Foto di Tikungan Sitinjau Lauik, Kapolres Solok Kota Minta Maaf
-
Sering Terendam Banjir, Pemkab Padang Pariaman Putuskan Relokasi Puskesmas Sintuk