- Permintaan global membaik, ekspor gambir Sumbar kembali menunjukkan tren positif.
- Sumbar memasok 80 persen kebutuhan gambir dunia menurut Disperindag.
- Ekspor dinilai berdampak baik bagi harga petani dan industri lokal.
SuaraSumbar.id - Peningkatan ekspor gambir kembali menjadi kabar positif bagi perekonomian Sumatera Barat (Sumbar). Satu kontainer gambir dijadwalkan dikirim ke India pada Selasa (18/11/2025). Hal ini menandai berlanjutnya aktivitas ekspor komoditas unggulan daerah tersebut.
Kehadiran Menteri Perdagangan RI Budi Santoso dan Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah dijadwalkan turut menyaksikan pelepasan ekspor gambir tersebut.
Gubernur Mahyeldi menyebut, keberlanjutan ekspor gambir menunjukkan geliat permintaan global yang mulai membaik. Menurutnya, kondisi ini menjadi sinyal pulihnya pasar internasional terhadap salah satu komoditas penting yang selama ini menopang perekonomian petani Sumbar.
“Ekspor ini menunjukkan permintaan global mulai pulih. Semoga ini menjadi pertanda baik bagi pengembangan pasar gambir ke depan,” ujar Mahyeldi dalam keterangannya, Senin (17/11/2025).
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumbar, Novrial, mencatat bahwa tren ekspor gambir terus tumbuh dalam dua tahun terakhir.
Pada 2024, total ekspor mencapai 13.482 ton dengan nilai Rp574,7 miliar, meningkat dibandingkan capaian tahun 2023 yang berjumlah 11.865 ton.
Menurut Novrial, peluang ekspor masih terbuka luas, mengingat Sumbar memasok sekitar 80 persen kebutuhan gambir dunia.
Ia berharap kehadiran Menteri Perdagangan dalam kegiatan pelepasan ekspor dapat mempercepat ekspansi pasar sekaligus memperkuat penataan tata niaga gambir secara nasional.
“Ini penting, agar kita tidak hanya bergantung pada pasar India yang saat ini menjadi tujuan utama ekspor gambir Indonesia,” ujarnya.
Ekspor oleh PT Salimbado Jaya Indonesia itu juga mendapatkan respons positif dari akademisi. Pakar pemasaran Universitas Putra Indonesia YPTK, Dr. Vicky Brama Kumbara, menilai kegiatan ekspor ini menjadi dorongan positif bagi pelaku usaha gambir di Sumbar.
“Peningkatan ekspor ini penting untuk memperbaiki harga di tingkat petani dan memperkuat ekosistem komoditas gambir di Sumbar," ujar Vicky.
Ia berharap keberlanjutan ekspor dapat segera diikuti pemerintah dengan percepatan hilirisasi serta perluasan pasar internasional, agar komoditas gambir memiliki nilai tambah lebih tinggi dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani.
Dengan dukungan pemerintah, pelaku usaha, dan akademisi, peluang peningkatan ekspor gambir diyakini makin terbuka, sekaligus memperkuat posisi Sumbar sebagai pemasok utama gambir dunia.
Berita Terkait
-
Kelaparan Hantui India Usai LPG Langka Imbas Perang Iran, Buruh di Kota Balik ke Desa
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Diwarnai Kericuhan, Massa Pendemo Desak DPR Bentuk Pansus Agrinas Gate
-
Aksi Foto Arteria Dahlan di Tikungan Sintinjau Lauik Disorot, Polda Sumbar: Antrean Hanya 1 Menit
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Angin Puting Beliung Terjang Agam, Dua Rumah Rusak dan Warung Tertimpa Pohon
-
Kronologi Aksi Foto Rombongan Arteria Dahlan di Tikungan Sitinjau Lauik: Bermula dari Miskomunikasi
-
Bandara Minangkabau Padat, 47 Penerbangan Hilir Mudik dalam Sehari, Rute Jakarta Mendominasi
-
Buntut Rombongan Arteria Dahlan Foto di Tikungan Sitinjau Lauik, Kapolres Solok Kota Minta Maaf
-
Sering Terendam Banjir, Pemkab Padang Pariaman Putuskan Relokasi Puskesmas Sintuk