-
Pelaku penganiayaan ditangkap cepat setelah video viral tersebar luas.
-
Korban merekam sendiri saat mengalami kekerasan dari pelaku.
-
Polisi amankan barang bukti baju merah dan celana oranye.
1. Korban Rekam Sendiri Aksi Kekerasan
Dalam video yang beredar, korban merekam seluruh tindakan pelaku sambil menangis. Rekaman itu menjadi bukti kuat dalam pengungkapan kasus ini. Kondisi korban terlihat berantakan dan ketakutan.
2. Diduga Dipaksa Ikut Aksi Kriminal
Narasi yang beredar menyatakan kekerasan terjadi karena korban menolak ajakan pelaku melakukan aksi kriminal. Hal itu membuat video kian viral dan memicu reaksi publik.
3. Pelaku Ditangkap di Cilincing
Pelaku berhasil ditangkap di kawasan Cilincing, Jakarta Utara. Penangkapan dilakukan unit Jatanras Polda Metro Jaya dalam operasi cepat setelah laporan diterima.
4. Ada Lebih dari Satu Korban
Video yang beredar menarasikan bahwa ada lebih dari satu perempuan yang menjadi korban. Mereka diduga dijebak dalam hubungan asmara agar menuruti perintah pelaku.
5. Barang Bukti Berupa Baju Merah dan Celana Oranye
Polisi mengamankan pakaian yang dikenakan pelaku dalam video, yaitu baju merah dan celana pendek oranye. Barang bukti tersebut digunakan untuk menguatkan proses penyidikan.
Berita Terkait
-
Tolak Kebiri Kiai Ashari, Sikap Komnas Perempuan Tuai Amarah Publik: Korban di Mana?
-
Modus Licik Oknum Ulama Nikahi Banyak Perempuan: Pakai Dalil Palsu hingga Hamil Kembar
-
Bukan Minta Maaf, Juri LCC MPR RI Malah Unggah Status Menantang Publik
-
Viral Delapan Siswa SMK 1 Polewali Keroyok Satpam karena Tak Terima Ditegur Merokok
-
Ayah Achmad Syahri DPRD Jember Juga Pernah Viral: Tidur saat Rapat, Punya 3 Istri
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Semburkan Abu 500 Meter: PVMBG Peringatkan Ancaman Lahar Dingin Mengintai
-
Tubuh Mungil Penuh Luka: Balita 3 Tahun Dirawat Intensif Usai Dianiaya Ayah Sambung
-
Longsor Maut Tambang Emas Ilegal di Sijunjung: Polisi Buru Pemodal dan Operator
-
Kronologi Longsor Maut Tambang Emas Ilegal Sijunjung: Tebing 30 Meter Tiba-tiba Runtuh
-
9 Orang Tewas Akibat Longsor Tambang Emas Ilegal di Sijunjung