-
Satpol PP Agam kembali kirim artis sawer untuk pembinaan PSKW.
-
Total 33 artis sawer dan pemandu karaoke dibina 2025.
-
Razia pekat dilakukan sesuai Perda 1/2020 tentang ketertiban umum.
SuaraSumbar.id - Satpol PP Damkar Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), kembali menjaring dua orang artis sawer organ tunggal. Keduanya dikirim ke Panti Sosial Karya Wanita (PSKW) Andam Dewi di Kabupaten Solok pada Jumat (14/11/2025) untuk proses rehabilitasi.
Dengan tambahan tersebut, total artis sawer dan pemandu karaoke yang telah dikirim Satpol PP Agam untuk pembinaan sepanjang Januari hingga 14 November 2025 mencapai 33 orang.
Kepala Satpol PP Damkar Agam, Fauzi, mengatakan bahwa dua artis sawer tersebut merupakan hasil penjaringan razia pekat yang dilakukan pada Jumat dini hari.
Mereka dibawa ke Mako Satpol PP Damkar Agam sebelum akhirnya diserahkan untuk pembinaan di PSKW Andam Dewi.
"Kedua artis sawer itu dikirim ke PSKW Andam Dewi Kabupaten Solok setelah pemeriksaan yang dilakukan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS)," ujarnya.
Razia pekat dilakukan dengan menyisir sejumlah lokasi seperti penginapan, hotel, room karaoke, hingga panggung hiburan organ tunggal.
Saat menyasar hiburan organ tunggal di Padang Ambacang, Jorong Sungai Jariang, Kecamatan Lubuk Basung, petugas menjaring tiga artis sawer. Mereka kemudian diamankan ke kantor Satpol PP Damkar Agam untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Dari tiga orang tersebut, satu orang di antaranya tidak terbukti dan langsung diserahkan kepada keluarganya," kata Fauzi.
Menurutnya, sepanjang tahun 2025 hingga 14 November, sebanyak 33 artis sawer dan pemandu karaoke telah dikirim ke PSKW Andam Dewi untuk menjalani pembinaan.
Mereka terjaring dalam operasi pekat dan terbukti melanggar Perda Nomor 1 Tahun 2020 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat.
"Mereka sudah terjaring beberapa kali oleh petugas dan tidak jera," kata Fauzi.
Fauzi menambahkan, razia pekat ini merupakan komitmen pemerintah daerah sejak kepemimpinan Bupati Agam Benni Warlis dan Wakil Bupati Muhammad Iqbal. Operasi tersebut bertujuan menjaga norma agama dan adat yang berlaku di Kabupaten Agam. (Antara)
Berita Terkait
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam
-
Banjir Bandang Susulan Terjang Agam, Kementerian PU Fokus Pulihkan Akses dan Air Bersih
-
Potret Dampak banjir bandang susulan di Maninjau
-
Prabowo Kembali Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Sumatera Barat
-
Ratusan Rumah Luluh Lantak, Pemkab Agam Membutuhkan 525 Huntara Bagi Korban Banjir
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Kebakaran Hebat Dekat Stasiun Lambuang Bukittinggi, 3 Warung Ludes
-
Revans Membara Jelang Semen Padang FC vs Arema FC, Sama-sama Berebut Angka!
-
CEK FAKTA: Pemerintah Tarik Gas LPG 3 Kg Mulai Ramadhan 2026, Benarkah?
-
Pelabuhan Teluk Tapang Dapat Kucuran Dana Rp 83 Miliar, Investor Sawit Berebut Lahan di Sumbar
-
3 Skincare Cowok yang Bikin Wajah Cerah, Harganya Murah Meriah!