-
Klaim Rektor UGM akui Jokowi suap Rp 100 miliar terbukti hoaks.
-
UGM pastikan ijazah Jokowi asli dan dokumen akademik lengkap.
-
Cek Fakta tegaskan tuduhan suap dan ijazah palsu tidak benar.
SuaraSumbar.id - Sebuah unggahan di media sosial kembali menebar kabar menyesatkan soal ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).
Kali ini, unggahan tersebut mengklaim bahwa Rektor UGM mengaku Jokowi menyuap Rp100 miliar untuk mendapatkan ijazah palsu. Informasi itu diunggah akun Facebook bernama @Inara Utari. Berikut narasinya:
“Karena takut kampusnya ditutup Rektor U. G. M mengakuu bahws jokowi Suap 100 Milyar buat ijasah palsu.” Unggahan itu juga disertai kalimat emosional tentang matinya moral dan keadilan dalam dunia pendidikan.
Lantas, benarkah informasi tersebut?
Berdasarkan hasil penelusuran tim Cek Fakta TurnBackHoax dengan kata kunci “Rektor UGM mengaku Jokowi menyuap Rp 100 miliar untuk ijazah palsu” di Google, tidak ditemukan sumber kredibel yang membenarkan pernyataan itu.
Dalam laporan resmi di situs ugm.ac.id berjudul “Klarifikasi UGM Soal Tuduhan Ijazah dan Skripsi Palsu Joko Widodo” yang terbit pada 21 Maret 2025, pihak UGM menegaskan bahwa Joko Widodo benar tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Kehutanan angkatan 1980, dan seluruh dokumen akademiknya lengkap serta valid.
Konfirmasi serupa juga disampaikan melalui pemberitaan kompas.com pada 15 April 2025 dengan judul “UGM Konfirmasi Keaslian Ijazah Jokowi, Teman Seangkatan Beri Kesaksian.”
Dalam berita itu disebutkan bahwa Jokowi lulus pada tahun 1985, dan sejumlah teman seangkatannya memberikan kesaksian yang memperkuat keaslian ijazah dan skripsinya.
Berdasarkan seluruh hasil penelusuran, tidak ditemukan bukti apa pun bahwa Rektor UGM mengaku Jokowi menyuap Rp100 miliar untuk ijazah palsu.
Klaim tersebut termasuk dalam kategori konten palsu (fabricated content) yang sengaja dibuat untuk menyesatkan publik.
Dengan demikian, dapat dipastikan bahwa tuduhan mengenai ijazah palsu Jokowi dan dugaan suap Rp 100 miliar kepada pihak UGM adalah hoaks yang tidak memiliki dasar fakta apa pun. Publik diimbau untuk tidak mudah mempercayai informasi serupa tanpa memeriksa sumber resmi terlebih dahulu.
Berita Terkait
-
Polisi Panggil Aiman soal Tudingan Ijazah Palsu Jokowi: Bukan Soal Pribadi Tapi Program Tayangan
-
Sering Dicap Tak Sehat, Viral Proses Pembuatan Saus SBP Ternyata Bahan Bakunya dari Ubi
-
Tutup Pintu Damai, Pelapor Ijazah Palsu Jokowi Minta Roy Suryo dan Dokter Tifa Segera Ditahan
-
Pelapor Ijazah Jokowi Minta Usut Pendana Isu, Desak Polisi Tindak Roy Suryo dan Dokter Tifa
-
Dituding Mark up Harga dan Rugikan Negara, Amsal Sitepu Bela Diri di Sidang: Harga Nol Itu Kejahatan
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Pemerintah Akan Umumkan soal Kebijakan WFH Selasa Besok
-
Lonjakan Wisata Lebaran! 59.655 Orang Kunjungi Istano Basa Pagaruyung
-
Tubuh Masih Lelah Setelah Lebaran? Ini 3 Cara Cepat Kembali Produktif
-
2 Peserta Lelang Ponsel KPK Gagal Melunasi Pembayaran
-
Bandara Internasional Minangkabau Layani 33 Penerbangan Sehari, Didominasi Rute Jakarta