- Bus terguling usai tabrak truk dan pramugari meninggal dunia di tol Ngawi.
- Tiga puluh dua penumpang kini dirawat di rumah sakit.
- Polisi duga sopir mengantuk saat hendak mendahului.
SuaraSumbar.id - Bus Indorent Jakarta–Malang mengalami kecelakaan setelah menabrak truk bok di ruas Tol Ngawi, Jawa Timur, Kamis (12/2/2026) pagi. Insiden tragis itu menyebabkan seorang pramugari meninggal dunia di lokasi kejadian.
Peristiwa Bus Indorent Jakarta–Malang tersebut juga membuat puluhan penumpang harus mendapatkan perawatan medis. Total 32 orang dilaporkan mengalami luka akibat benturan keras saat bus terguling.
Kecelakaan Bus Indorent Jakarta–Malang terjadi sekitar pukul 06.30 WIB di Kilometer 566, tepatnya di wilayah Desa Bangunrejo Kidul, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi. Bus menghantam kendaraan di depannya sebelum akhirnya masuk ke parit di tepi jalan tol.
Berikut fakta-faktanya.
1. Kronologi Tabrakan hingga Bus Masuk Parit
Bus diketahui melaju dari arah barat ke timur. Saat tiba di lokasi, kendaraan berusaha mendahului dari sisi kiri tanpa memperhatikan arus lalu lintas di depannya.
Upaya tersebut berujung petaka. Bus langsung menabrak bagian belakang truk bok dan kehilangan kendali hingga akhirnya terguling ke parit di pinggir tol.
2. Pramugari Meninggal Dunia
Korban meninggal dunia diketahui bernama Naura Rindha Cantika (21), pramugari bus asal Desa Kawedusan, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.
Jenazah korban kemudian dievakuasi menuju RSUD dr. Soeroto Ngawi guna keperluan visum oleh pihak berwenang.
3. 32 Penumpang Jalani Perawatan
Sebanyak 32 korban luka langsung dilarikan ke dua rumah sakit, yakni Rumah Sakit At Tin Husada dan Rumah Sakit Widodo Ngawi.
Mayoritas korban mengalami luka pada bagian kepala, tangan, dan kaki setelah mengalami benturan keras ketika kecelakaan terjadi.
4. Kesaksian Penumpang Saat Evakuasi
Salah satu penumpang bus, Yoyok Suwarno, menyebut suasana di dalam kendaraan sangat panik setelah bus terperosok ke parit.
Berita Terkait
-
Kecelakaan Maut Kereta Tabrak Bus di Bangkok, Masinis Positif Narkoba
-
Brak Duar! Saksi Mata Ungkap Detik Horor Kecelakaan Maut Kereta vs Bus di Bangkok
-
Mirip Indonesia! Perlintasan Kereta Bangkok Jadi Mesin Pembunuh di Tengah Kota
-
Detik-detik Horor Kereta Barang Tabrak Bus di Thailand Korban Bergelimpangan
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Semburkan Abu 500 Meter: PVMBG Peringatkan Ancaman Lahar Dingin Mengintai
-
Tubuh Mungil Penuh Luka: Balita 3 Tahun Dirawat Intensif Usai Dianiaya Ayah Sambung
-
Longsor Maut Tambang Emas Ilegal di Sijunjung: Polisi Buru Pemodal dan Operator
-
Kronologi Longsor Maut Tambang Emas Ilegal Sijunjung: Tebing 30 Meter Tiba-tiba Runtuh
-
9 Orang Tewas Akibat Longsor Tambang Emas Ilegal di Sijunjung