Riki Chandra
Selasa, 11 November 2025 | 10:33 WIB
Ilustrasi judi online. [Dok. Freepik]
Baca 10 detik
  •  Video dosen mundur karena situs judol terbukti hasil AI.

  • MAFINDO pastikan video dosen cair dari MDG99 adalah hoaks.

  • Video asli bahas dosen UIN Malang, bukan situs judol.

     

SuaraSumbar.id - Beredar video bernarasi seorang dosen mengundurkan diri setelah cair dari situs judi online (judol). Video itu pun viral di media sosial.

Dalam video yang diunggah akun Facebook bernama “MDG99” itu, pria yang disebut dosen itu mengaku mundur dari pekerjaannya karena mendapatkan “jp paus” dari situs judi online MDG99.

Hoaks dosen mundur ulah menang judul. [Dok. Istimewa]

Akun itu menulis narasi seolah-olah seorang dosen mengundurkan diri setelah cair dari situs judol, dan kini hidupnya berubah setelah menang besar.

Lantas, benarkah informasi tersebut?

Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta TurnBackHoax menggunakan alat Hive Moderation (pendeteksi konten AI), terungkap bahwa video yang diklaim memperlihatkan dosen yang mundur setelah menang dari situs judi online MDG99 terdeteksi buatan AI dengan skor 98,6%. Artinya, video itu bukan asli dan telah melalui proses manipulasi digital.

Lebih lanjut, ditemukan pula video asli dari akun TikTok Malang Raya Media (@malangrayamedia) yang diunggah pada 16 September 2025.

Dalam video sebenarnya, pria yang sama bukan sedang membicarakan kemenangan dari situs judol, melainkan sosok dosen UIN Malang bernama Imam Muslimin yang mengundurkan diri setelah viral karena insiden cekcok dengan tetangga.

Dengan demikian, klaim yang menyebut seorang dosen mengundurkan diri setelah cair dari situs judol adalah tidak benar.

Video tersebut merupakan konten tiruan (imposter content) hasil suntingan AI yang menempelkan narasi palsu ke dalam video orang lain.

Kesimpulan

Klaim bahwa seorang dosen mengundurkan diri setelah cair dari situs judol adalah informasi hoaks. Faktanya, video tersebut hasil editan AI dan memuat informasi palsu yang tidak berkaitan dengan isi video aslinya.

Load More