Riki Chandra
Selasa, 11 November 2025 | 10:19 WIB
Skuad Semen Padang FC. [Dok. Antara]
Baca 10 detik
  •  Semen Padang FC datangkan psikolog olahraga untuk pulihkan mental pemain.

  • Tim Semen Padang berbenah usai kekalahan beruntun di BRI Super League.

  • Dejan Antonic manfaatkan jeda laga untuk tingkatkan motivasi tim.

SuaraSumbar.id - Manajemen Semen Padang FC berencana mendatangkan seorang psikolog untuk membantu memulihkan mental para pemain yang tengah terpuruk di kompetisi BRI Super League 2025.

Langkah ini diambil demi meningkatkan motivasi dan performa tim menghadapi sisa pertandingan di putaran pertama.

“Ya, manajemen sudah mencari psikolog untuk mendampingi tim. Kami sudah komunikasikan dengan coach Dejan,” ujar Manajer Tim Semen Padang FC, Masykur Rauf, dikutip dari Antara, Selasa (11/11/2025).

Masykur menyebut, pihaknya telah mengantongi beberapa nama psikolog olahraga yang dinilai mampu memberikan dorongan mental dan motivasi bagi skuad Kabau Sirah.

Ia berharap kehadiran psikolog tersebut dapat membantu tim bangkit dari tekanan usai hasil buruk yang dialami di sejumlah laga terakhir.

“Pergantian pemain sudah memberikan banyak perubahan, dan tim butuh momentum untuk bangkit. Kami berharap psikolog bisa membantu dari sisi non-teknis,” ujarnya.

Sebelumnya, Semen Padang FC menelan kekalahan dari Borneo FC di Stadion H Agus Salim Padang pada Minggu (9/11/2025). Hasil tersebut membuat posisi mereka terpuruk di dasar klasemen BRI Super League dengan raihan empat poin dari sembilan pertandingan, satu kemenangan, satu imbang, dan tujuh kekalahan.

Kini, tim asuhan Dejan Antonic memiliki waktu persiapan lebih panjang sebelum menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-13, 20 November 2025 mendatang.

Masa jeda ini diharapkan menjadi momentum untuk memperbaiki kondisi mental dan fisik para pemain.

“Waktu persiapan cukup panjang ini akan kami manfaatkan semaksimal mungkin, termasuk program pendampingan psikolog,” kata Masykur.

Dengan langkah ini, Semen Padang FC berharap dapat menemukan kembali semangat juang mereka untuk keluar dari zona merah dan bersaing di papan tengah BRI Super League 2025.

Load More