- Klaim Jokowi terima uang korupsi Rp18 miliar terbukti hoaks.
- Artikel asli Antara disunting, judul palsu disebar lewat Facebook.
- KPK tak pernah sebut keterlibatan Jokowi dalam kasus Abdul Wahid.
SuaraSumbar.id - Beredar narasi di media sosial yang menyebutkan bahwa mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ikut menerima uang korupsi dari Gubernur Riau, Abdul Wahid. Nilainya pun fantastis hingga Rp 18 miliar.
Narasi tersebut beredar di media sosial Facebook. Berikut narasinya:
“Jokowi lagi....., lagi lagi Jokowi, tapi tidak pernah dipanggil pada kasus-kasus korupsi..... kebal hukum dia....”
Klaim ini dikaitkan dengan penetapan Abdul Wahid sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu, 5 November 2025.
Selain Abdul Wahid, KPK juga menetapkan Kepala Dinas PUPR-PKPP Muhammad Arief Setiawan dan Tenaga Ahli Gubernur Riau Dani M. Nursalam sebagai tersangka dalam kasus yang sama.
Dalam tangkapan layar yang beredar, terlihat judul palsu bertuliskan:
“KPK: Joko Widodo Terima Uang Suap Pemerasan 18 Miliar dari Tersangka Gubernur Riau Abdul Wahid.”
Benarkan informasi tersebut?
Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta, tidak ditemukan artikel resmi yang memuat klaim bahwa Jokowi terima uang korupsi Gubernur Riau Rp 18 miliar dari sumber kredibel mana pun.
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa tangkapan layar yang beredar merupakan hasil suntingan digital dari artikel asli milik Antara. Artikel aslinya memiliki judul:
“KPK: Gubernur Riau Abdul Wahid Terima Uang Pemerasan Rp1,6 Miliar.”
Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa KPK menyita uang tunai sekitar Rp1,6 miliar yang diduga berasal dari praktik pemerasan terhadap sejumlah proyek di Dinas PUPR Provinsi Riau. Tidak ada satu pun pernyataan atau bukti yang menyebut Joko Widodo menerima uang dari kasus tersebut.
Selain itu, tidak ditemukan keterangan resmi dari KPK yang menyinggung keterlibatan presiden dalam perkara ini. Situs resmi KPK maupun pemberitaan media arus utama seperti Kompas, Detik, dan Tempo tidak pernah mempublikasikan klaim semacam itu.
Dengan demikian, dapat dipastikan klaim Jokowi terima uang korupsi Gubernur Riau Rp18 miliar merupakan informasi palsu. Tangkapan layar yang beredar adalah hasil manipulasi dengan mengubah judul artikel asli untuk menyesatkan publik.
Kesimpulan
Berita Terkait
-
Reka Dokumen Demi Bikin Gaduh, 9 Pelaku Jasa Konten Provokatif Diringkus Polda Metro
-
Bahlil Bongkar Perintah Jokowi 4 Hari Setelah Dilantik: Larang Ekspor Bijih Nikel Tanpa Rapat
-
Prabowo Ungkap Kesaktian Bahlil Bikin Ketawa Jokowi: Orang Solo Itu Susah Ketawa Tapi Beliau Bisa
-
Sempat Menang Eksepsi, Sidang Dakwaan Baru dr. Tifa di Kasus Ijazah Jokowi Ditunda karena Ini
-
Gugatan Banjir Sumatera terhadap Empat Presiden Ditolak, Demokrat Sebut Salah Alamat Pengadilan
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Kehilangan Kendali Saat Mendahului, Mahasiswa Asal Pekanbaru Tewas di Lima Puluh Kota
-
Dibantu Warga, Kemenhut Berhasil Tangkap Harimau Sumatera Dekat Sekolah di Agam
-
Maknai Kemerdekaan, Danantara melalui BRILink Agen Perluas Akses Keuangan hingga Pelosok Negeri
-
Semalaman Terombang-ambing, Nelayan Painan Ditemukan Selamat di Perairan Lakitan Selatan
-
Pria di Sumbar Jual Kekasih Lewat MiChat untuk Layani Pelanggan