-
Istri potong alat kelamin suami karena cemburu buta tragis.
-
Korban sempat berkendara mencari pertolongan sebelum akhirnya meninggal.
-
Pelaku dijerat Pasal 354 KUHP ancaman sembilan tahun penjara.
SuaraSumbar.id - Kasus istri potong alat kelamin suami di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, menggegerkan warga setelah terungkap motif di balik aksi sadis tersebut.
Peristiwa ini diduga dipicu oleh rasa cemburu buta setelah pelaku berinisial HZ memergoki isi percakapan sang suami, H, dengan wanita lain di ponselnya.
Menurut keterangan Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk AKP Ganda Sibarani, aksi keji itu terjadi pada Minggu (20/7) di rumah pasangan tersebut di Kelurahan Sukabumi Utara.
“HZ melihat isi chat di ponsel korban, lalu cemburu buta dan melakukan penganiayaan berat terhadap suaminya,” ujar Ganda dikutip dari Antara, Selasa (20/10/2025).
Korban sempat dirawat intensif di RSCM Jakarta selama 23 hari sebelum akhirnya meninggal dunia pada 12 Agustus 2025.
“Kami dapat laporan tiga hari setelah kejadian saat korban masih dirawat di RSCM. Saat itu kami temukan bahwa alat kelamin korban telah terputus,” jelas Ganda.
Berikut fakta-faktanya.
1. Aksi dilakukan saat korban tertidur
Dari hasil penyelidikan, HZ memotong alat kelamin suaminya menggunakan pisau cutter ketika sang suami sedang tertidur lelap.
“Pelaku melakukan aksinya saat korban tertidur. Jadi dia pakai pisau cutter,” kata Ganda.
Tindakan itu dilakukan secara spontan akibat emosi cemburu. Setelah kejadian, suasana rumah berubah mencekam. Luka parah membuat korban kehilangan banyak darah sebelum berhasil meminta pertolongan.
2. Korban masih sempat berkendara mencari pertolongan
Meski mengalami luka berat, korban H menunjukkan keteguhan luar biasa. Ia masih sempat mengendarai motor menuju fasilitas kesehatan terdekat sambil membonceng pelaku.
“Setelah penganiayaan berat itu, korban langsung berkendara ke fasilitas kesehatan terdekat dengan membonceng tersangka. Setelah itu baru dirujuk ke RSCM,” ungkap Ganda.
Namun, kondisi korban terus memburuk hingga akhirnya meninggal dunia setelah menjalani perawatan hampir satu bulan.
Berita Terkait
-
Jejak Silmy Karim Palak WNA dalam Proses Izin Tinggal
-
DPR: Korupsi di Imigrasi Jakarta Barat Cederai Reputasi Indonesia di Mata Dunia
-
Hera Mantan ART Siap Tempuh Restorative Justice Asal Erin Taulany Penuhi 3 Syarat Ini
-
Kode Malaikat, Vokalis, dan Gitaris: Arti Sandi Rahasia Aliran Uang dalam Skandal Imigrasi
-
Silmy Karim Diduga Terima Jatah Rp 100 Juta Tiap Jumat dari Pengurusan Izin WNA
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
JEMBATAN Soroti Persekusi Mahasiswa di PNJ dan UNP: Kampus Harus Jadi Ruang Aman Bebas Diskriminasi
-
Mau Mendaki Gunung? Ini Panduan yang Wajib Anda Ketahui
-
Kunjungan Wisatawan ke Sumbar April 2026 Menurun, Hotel Berbintang Justru Catat Kenaikan Hunian
-
Aktivitas Bongkar Muat Barang di Sumbar Alami Penuruan, Ini Data Lengkap dari BPS
-
2 Orang Kena Peluru Nyasar di UNP, SPK Sumbar Desak Investigasi Independen