-
Pemkot Padang imbau depot air minum rutin periksa kualitas air.
-
Dinas Kesehatan lakukan inspeksi dan pelatihan higiene sanitasi pangan.
-
Depot berstandar kesehatan diberi stiker tanda layak konsumsi masyarakat.
SuaraSumbar.id - Pemerintah Kota Padang (Pemkot Padang), Sumatera Barat (Sumbar), mengimbau seluruh pelaku usaha depot air minum agar aktif melakukan pemeriksaan kualitas air secara berkala untuk memastikan air yang dijual aman dikonsumsi masyarakat.
"Kami mengimbau setiap depot air minum agar aktif memeriksa kualitas air minum secara berkala," kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Padang, Lidia Febrina, dikutip dari Antara, Rabu (15/10/2025).
Lidia menyebutkan, dari 1.242 depot air minum yang terdata di Kota Padang, hanya 904 depot air minum yang tercatat aktif melayani masyarakat.
Pemerintah daerah bersama puskesmas di wilayah itu terus melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap depot yang masih beroperasi.
Ia menjelaskan, Dinas Kesehatan secara rutin melakukan inspeksi kesehatan lingkungan (IKL) di setiap depot air minum untuk memastikan usaha tersebut menjalankan operasional sesuai standar kesehatan yang telah ditetapkan.
“Saat pembinaan, terdapat formulir checklist sesuai standar kementerian. Jika ada temuan, segera kami sampaikan untuk diperbaiki. Hasil perbaikan itu juga akan kami tindaklanjuti,” jelas Lidia.
Selain pengawasan, Dinas Kesehatan Kota Padang juga aktif memberikan pelatihan higiene sanitasi pangan kepada para pelaku usaha. Tahun ini, sebanyak 135 depot air minum telah mengikuti pelatihan tersebut.
“Bagi yang belum dilatih, kami berikan penyuluhan keamanan pangan,” ujarnya.
Menurut Lidia, depot air minum yang telah memenuhi standar IKL dengan nilai minimal 80 berarti pemilik atau pekerjanya sudah mendapatkan pelatihan dan melakukan pemeriksaan kualitas air sesuai standar.
Depot yang lolos penilaian tersebut kemudian diberi stiker pengawasan sebagai tanda telah memenuhi ketentuan kesehatan.
“Depot yang ditempeli stiker artinya telah melaksanakan kegiatan sesuai standar kesehatan,” tambahnya.
Melalui langkah ini, Pemko Padang berharap seluruh depot air minum di kota tersebut dapat menjaga kualitas produk agar masyarakat mendapatkan air yang aman dan layak konsumsi setiap hari.
Berita Terkait
-
Wamen Ekraf Dorong Pemulihan Ekonomi Kreatif Pascabencana di Sumbar
-
Mangkrak 10 Tahun, Stadion Utama Sumbar Kini Kembali Bergeliat
-
Sumbar Dikepung Asap Karhutla dari Jambi dan Riau! Warga Diimbau Pakai Masker Demi Kesehatan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
BTN Gandeng Pemkot Padang, Perluas Layanan Dari KPR Hingga Digitalisasi Layanan Publik
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Ingin Pensiun Nyaman? Siapkan Dana Sejak Dini lewat BRI DPLK di BRImo
-
45 Kuda Raih Podium di IHR Merdeka Cup 2026, Disaksikan 18.000 Pengunjung
-
Inilah Cerita Tentang Dewi Natalia, Mantri BRI yang 15 Tahun Lawan Rentenir dan Dukung Pedagang
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem UMKM
-
Raih Penghargaan, BRI Dorong Transformasi Digital Lewat BRImo Taiwan