-
Klaim Prabowo hentikan program MBG terbukti menyesatkan dan salah.
-
Purbaya hanya tarik dana MBG untuk efisiensi anggaran negara.
-
Program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan diawasi Badan Gizi Nasional.
SuaraSumbar.id - Sebuah unggahan di platform media sosial X (Twitter) menjadi sorotan setelah menampilkan foto tangkapan layar pemberitaan CNN Indonesia dengan narasi “Menkeu Purbaya ancam tarik dana MBG”.
Unggahan dari akun @areacakung pada Sabtu (27/9/2025) itu disertai keterangan singkat: “Prabowo setuju stop MBG.”
Banyak pengguna media sosial kemudian mempertanyakan kebenaran klaim bahwa Presiden Prabowo Subianto menyetujui penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas pemerintah saat ini.
Benarkah informasi tersebut?
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta TurnBackHoax, klaim tersebut tidak benar. Tim melakukan pencarian dengan kata kunci “Menkeu Purbaya Ancam Tarik Dana MBG” di Google dan menemukan sumber asli berupa video siaran CNN Indonesia berjudul “Menkeu Purbaya Ancam Tarik Dana MBG” yang tayang pada Senin (22/9/2025).
Dalam video tersebut, Menteri Keuangan Purbaya menjelaskan rencana menarik sebagian anggaran MBG yang belum terserap secara optimal hingga Oktober 2025.
Langkah itu, menurut Purbaya, telah mendapat persetujuan Presiden Prabowo, bukan untuk menghentikan program, melainkan untuk mempercepat realisasi belanja pemerintah yang masih lambat.
Dana yang ditarik akan dialihkan sementara untuk menutup defisit anggaran dan membayar utang negara, sambil memastikan program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan sesuai target.
Dengan demikian, konteks aslinya bukan penghentian program, tetapi pengoptimalan penggunaan dana MBG agar lebih efisien.
Tim Cek Fakta juga memeriksa akun Instagram resmi Badan Gizi Nasional (badangizinasional.ri) yang menjadi pelaksana program MBG. Hingga Senin (13/10/2025), akun tersebut masih aktif mengunggah berbagai kegiatan distribusi dan realisasi program Makan Bergizi Gratis di sejumlah sekolah di Indonesia.
Kesimpulan
Klaim bahwa Prabowo setuju menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah konten menyesatkan (misleading content) atau berita hoaks.
Faktanya, Presiden hanya menyetujui langkah penarikan sementara dana MBG untuk efisiensi penggunaan anggaran negara, bukan penghentian program.
Program Makan Bergizi Gratis hingga kini masih berjalan dan terus diawasi oleh Badan Gizi Nasional.
Berita Terkait
-
Ray Rangkuti: Prabowo Subianto Berpotensi Jadi Presiden dengan Aktivis Paling Banyak Dipolisikan
-
Feri Amsari Dilaporkan ke Polisi Usai Sebut Pemerintah Berbohong soal Swasembada Pangan
-
KPK Bongkar Titik Rawan Korupsi Program MBG, Dari Regulasi Lemah hingga Konflik Kepentingan
-
Mengapa Prabowo Membeli Minyak Rusia?
-
Dukungan ke Saiful Mujani Mengalir dari Aktivis, Soroti Kebebasan Kritik di Era Prabowo Subianto
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
Terkini
-
3 Bedak untuk Kulit Sensitif: Pilihan Aman agar Wajah Tetap Sempurna Tanpa Iritasi
-
Mobil Travel Masuk Jurang di Lembah Anai, Bagaimana Kondisi 7 Penumpang?
-
Kasat Lantas Solok Kota Dimutasi di Tengah Sorotan Rombongan Arteria Dahlan Foto di Sitinjau Lauik
-
Dinkes Pasaman Barat: Total 25 Orang Diduga Keracunan Bakso Tusuk, 3 Masih Dirawat
-
12 Anak Diduga Keracunan Bakso Tusuk di Pasaman Barat, Ada Balita 2 Tahun