- Klaim Purbaya tarik anggaran MBG Rp71 triliun terbukti menyesatkan.
- Pengalihan anggaran MBG bersyarat jika penyerapan dana tidak optimal.
- Klaim tersebut tak berdasar dan belum terjadi.
SuaraSumbar.id - Sebuah unggahan di media sosial mengklaim bahwa Menkeu Purbaya menarik seluruh anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan mengalihkannya ke program bantuan beras.
Klaim ini ramai dibicarakan setelah akun Instagram heru.selaloe membagikan video disertai narasi kontroversial pada Sabtu (27/9/2025).
Dalam narasi unggahan tersebut disebutkan bahwa Menteri Keuangan Purbaya menarik Rp71 triliun anggaran MBG dan mengalihkannya ke bantuan beras gratis karena banyak siswa disebut mengalami keracunan makanan program MBG.
Lantas, benarkah informasi tersebut?
Berdasarkan penelusuran Cek Fakta TurnBackHoax dengan memasukkan kata kunci “Menkeu Purbaya tarik anggaran program MBG” ke mesin pencarian Google, tidak menemukan satu pun pemberitaan kredibel yang mendukung klaim itu.
Faktanya, pemberitaan yang beredar justru berbeda. Mengutip Kompas.com pada 19 September 2025, Menkeu Purbaya memang menyebut bahwa anggaran program Makan Bergizi Gratis bisa dialihkan ke program bantuan pangan beras 10 kilogram, jika dan hanya jika penyerapan anggaran MBG tidak berjalan optimal. Artinya, pengalihan tersebut bersifat bersyarat dan belum terjadi.
Dalam pernyataannya, Purbaya menegaskan bahwa kebijakan itu bukan bentuk teguran terhadap Badan Gizi Nasional (BGN), melainkan langkah mendorong percepatan penyerapan anggaran.
“Jika BGN dapat menyerap anggaran dengan baik, maka pengalihan tidak akan dilakukan,” tegas Purbaya.
Kesimpulan
Klaim bahwa Menkeu Purbaya menarik anggaran Makan Bergizi Gratis sebesar Rp71 triliun dan mengalihkannya ke bantuan beras adalah konten menyesatkan (misleading content) atau berita hoaks. Tidak ada bukti atau pernyataan resmi dari pemerintah yang mendukung informasi dalam unggahan tersebut.
Masyarakat diimbau agar lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan selalu memeriksa kebenaran klaim melalui sumber berita kredibel sebelum mempercayainya.
Berita Terkait
-
Purbaya Minta Bea Cukai Perketat Pengawasan Laut di Perbatasan Timur RI
-
Purbaya Turun Tangan Bantu Korban Tumpahan Minyak Montara NTT 2009, Tak Cuma Janji Ganti Rugi
-
Hoaks Berseliweran di Medsos Jelang HUT RI, TNI Minta Warga Tak Mudah Terprovokasi
-
Kasus Korupsi MBG Makin Melebar, Kejagung Periksa 16 Saksi dari BGN hingga Swasta
-
Tenaga Ahli BGN hingga 10 Bos Perusahaan Diperiksa Kejagung Terkait Korupsi MBG
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Maknai Kemerdekaan, Danantara melalui BRILink Agen Perluas Akses Keuangan hingga Pelosok Negeri
-
Semalaman Terombang-ambing, Nelayan Painan Ditemukan Selamat di Perairan Lakitan Selatan
-
Pria di Sumbar Jual Kekasih Lewat MiChat untuk Layani Pelanggan
-
3 Bahan Saja! Resep Camilan Sehat Gunakan Pisang dan Cokelat
-
BRI Dukung Pengelolaan Kas Negara Lewat Dana SAL, Perkuat Fungsi Intermediasi Perbankan