-
Perjalanan pulang terasa cepat karena ekspektasi rendah, bukan rute familiar.
-
Psikolog ungkap, berangkat optimis, pulang santai; ciptakan ilusi waktu.
-
Efek perjalanan pulang itu ilusi psikologis, beri perasaan positif.
Namun, Roy juga menegaskan bahwa ekspektasi bukan satu-satunya penyebab. Faktor psikologis lain yang relevan datang dari teori Richard A. Block, psikolog dari Montana State University.
Block berpendapat bahwa berkurangnya tekanan saat kembali dari suatu tujuan juga berpengaruh. Saat pergi, ada tekanan untuk "tiba tepat waktu" di tujuan yang ingin dicapai, membuat fokus perhatian tinggi dan waktu terasa berjalan lebih lambat.
Sebaliknya, saat pulang ke rumah, kondisi psikologis menjadi lebih santai dan perhatian tidak terlalu teralihkan. Kondisi relaks ini menyebabkan waktu terasa berlalu lebih cepat.
Intinya, Efek Perjalanan Pulang hanyalah sebuah ilusi psikologis yang kompleks, dipengaruhi oleh kombinasi antara ekspektasi yang keliru saat pergi dan kondisi mental yang lebih santai saat kembali.
Berita Terkait
-
Rp 1,3 Triliun Digelontorkan untuk Pembangunan Jalan di Sumut
-
Erika Carlina Harus Bawa Putranya ke Psikolog di Usia 13 Tahun, Ada Apa?
-
7 Rekomendasi Sepatu Jalan Nyaman untuk Traveling Agar Kaki Tidak Pegal
-
Proyek Tol Semarang-Demak Seksi 1B Capai 83 Persen
-
Viral Warga Kalteng Keluhkan Jalan Raya, Respons MC Dianggap Penjilat Bikin Muak
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Mengatur Pola Pikir Bantu Tingkatkan Keinginan Berolahraga
-
Rampas Motor di Pantai Purus Padang, Pria Bersenjata Gunting Ditangkap
-
Jangan 'Lapar Mata' Saat Idul Adha, Penderita Hipertensi hingga Kolesterol Tinggi Harus Waspada
-
Salad Jadi Pilihan Camilan Sehat saat Cuaca Panas, Ini Manfaat dan Resep Segarnya
-
Selat Solo Bisa Jadi Inspirasi Menu Idul Adha Selain Gulai