-
Video klaim Prabowo pecat Menkeu baru dilantik dipastikan hoaks.
-
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa masih aktif bekerja dampingi Presiden.
-
TurnBackHoax tegaskan konten misleading, publik diminta waspada provokasi.
SuaraSumbar.id - Sebuah video berjudul “Prabowo pecat Menkeu yang baru dilantik” beredar luas di media sosial dan menimbulkan kebingungan publik.
Video tersebut diunggah kanal YouTube “KajianOnline” pada Rabu (10/9/2025) dengan sampul menampilkan foto Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Sampul video itu juga memuat narasi provokatif, di antaranya:
“PRABOWO PECAT MENKEU YANG BARU DILANTIK. BLUNDER BESAR MENKEU BARU BIKIN SUASANA KEMBALI GADUH. MENKEU BARU: RAKYAT TAK BERHAK BUBARKAN DPR.” Pada bagian lain tertulis, “PRESIDEN PECAT MENKEU BARU YANG BARU DILANTIK KEMARIN! BLUNDER BESAR MENKEU BUAT SUASANA GADUH LAGI.”
Lantas, benarkah informasi tersebut?
Stelah ditelusuri, klaim dalam video tersebut dipastikan tidak benar. Tim Cek Fakta TurnBackHoax menelusuri laman resmi Kementerian Keuangan (kemenkeu.go.id).
Pada bagian “daftar menteri”, tertulis jelas bahwa Purbaya Yudhi Sadewa masih menjabat sebagai Menteri Keuangan hingga saat ini. Purbaya baru saja dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin (8/9/2025).
Selain itu, akun Instagram resmi Kementerian Keuangan “menkeuri” juga menunjukkan aktivitas terbaru Menteri Purbaya.
Pada Senin (29/9/2025), ia terlihat mendampingi Presiden Prabowo dalam acara akad massal 26.000 KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan penyerahan kunci rumah subsidi. Fakta ini membuktikan bahwa Menteri Keuangan masih aktif bekerja.
TurnBackHoax juga menelaah isi video yang diunggah “KajianOnline”. Narator dalam tayangan tersebut hanya membacakan potongan keterangan pers Purbaya setelah dirinya dilantik. Tidak ada pernyataan resmi dari Menkeu Purbaya yang menyebut “rakyat tak berhak bubarkan DPR” sebagaimana diklaim pada sampul video.
Kesimpulan
Informasi dalam video Prabowo pecat Menkeu yang baru dilantik masuk kategori konten menyesatkan atau misleading content alias berita hoaks.
Publik diminta berhati-hati menyikapi isu politik di media sosial agar tidak mudah terpengaruh oleh judul dan narasi yang provokatif.
Berita Terkait
-
IKN Nusantara: Narasi Kian Meredup Meski Pembangunan Terus Dikebut?
-
Fahri Hamzah: Pilkada Lewat DPRD Diskusi Efisiensi, Jangan Terlalu Curigai Prabowo
-
Jurus Purbaya Ciptakan Indonesia Emas 2045 lewat Ekonomi
-
Prabowo Koreksi Desain IKN, Instruksikan Percepatan Fasilitas Legislatif dan Yudikatif Tuntas 2028
-
Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
6 Manfaat Konsumsi Kunyit untuk Kesehatan, Anti Radang hingga Jaga Otak!
-
Mendagri Sorot Dampak Serius Banjir Bandang di Sumbar, Ganggu Jalan Nasional hingga Ekonomi Warga
-
Benarkah Duduk Lama Main HP di Toilet Picu Ambeien? Ini Penjelasan Dokter
-
Kapan Bansos BPNT Tahap 1 Tahun 2026 Cair? Ini Nominal dan Cara Mengeceknya via HP
-
Mendagri Sebut Bencana Sumbar Tak Separah Aceh dan Sumut, Tito: Masih Relatif!