-
Video klaim Presiden Direktur Sido Muncul bagi-bagi uang adalah berita hoaks.
-
Hasil cek fakta mengungkap video rekayasa AI probabilitas 99,9 persen.
-
Irwan Hidayat tidak pernah umumkan bagi-bagi uang massal.
SuaraSumbar.id - Sebuah video mengklaim Presiden Direktur Sido Muncul, Irwan Hidayat, bernarasi bagi-bagi uang, viral di media sosial.
Video itu diunggah akun Facebook bisnisbundatoto pada Rabu (13/8/2025) dan sudah mendapat lebih dari 3.500 tanda suka serta 1.500 komentar per Selasa (23/9/2025).
Berikut narasinya:
“HALO SEMUA SAYA IRWAN HIDAYAT SEBAGAI PEMILIK PT SIDO MUNCUL KATA ORANG SAYA MASUK DAFTAR ORANG TERKAYA DI INDONESIA SUATU RASA SYUKUR DAN KEBAHAGIAAN BUAT SAYA DI AKUN TIKTOK PERTAMA SAYA INI SAYA MAU BERBAGI NIH SAMA KALIAN SEMUA. UNTUK KALIAN YANG TERCIDUK FOLLOW DAN SHARE SEBANYAK-BANYAKNYA AKUN BARU INI BUKAN SUATU KEBETULAN JIKA VT INI MASUK KE BERANDA KALIAN KALIAN ORANG YANG BERUNTUNG SEMOGA BISA BERMANFAAT DAN MEMBANTU EKONOMI KALIAN”
Konten ini dengan cepat menyebar karena menyebut “bagi-bagi uang” dari seorang pengusaha besar yang dikenal publik.
Untuk diketahui, nama Irwan Hidayat, Presiden Direktur PT Sido Muncul, memang dikenal publik karena aktivitas sosialnya.
Pada September 2025, ia bahkan memberikan apresiasi berupa uang tunai dan 5 ekor kambing kepada satpam Sido Muncul yang berlari 144 km untuk merayakan anaknya diterima TNI AL.
Namun, tidak pernah ada informasi resmi soal pembagian uang massal melalui media sosial yang mengharuskan “follow dan share”.
Lantas, benarkah Presiden Direktur Sidomuncul bagi-bagi uang?
Dari pemeriksaan tim CEK FAKTA TurnBackHoax, video yang beredar tersebut adalah hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI) dengan probabilitas 99,9 persen.
Nomor WhatsApp yang dicantumkan (0858-3283-6530) ditelusuri lewat Getcontact dan tidak ditemukan kaitan dengan Irwan Hidayat.
Akun Instagram “irwansido” yang diyakini akun resmi Irwan juga tidak memuat informasi terkait klaim “Presiden Direktur Sido Muncul bagi-bagi uang”.
Kesimpulan
Klaim “Presiden Direktur Sido Muncul bagi-bagi uang” yang beredar di media sosial adalah konten palsu (fabricated content) atau berita hoaks.
Masyarakat diimbau untuk memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya agar tidak menjadi korban hoaks serupa.
Berita Terkait
-
Imunisasi Anak Menurun Usai Pandemi, Kemenkes Soroti Kekhawatiran Efek Samping dan Hoaks
-
AI Mulai Masuk Ruang Kelas, Guru Harus Ajarkan Siswa Cara Cek Fakta
-
Data dan Fakta Bantah Sesat Logika Rocky Gerung: Pesepak Bola Bagus dari Afrika karena MBG
-
Seskab Klaim 18 Stadion Dibangun dan Direnovasi di Pemerintahan Prabowo, Benarkah? Cek Faktanya
-
Pidato Trump di Sidang Umum PBB Menyesatkan: Klaim Akhiri 8 Perang dan Musnahkan 97 Persen Narkoba
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Ini Makanan Kaya Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol
-
Bareskrim Tetapkan 20 Koperasi Jadi Tersangka Karhutla
-
Terjepit di Sela Tiang Rumah Selama 2 Jam, Perempuan 19 Tahun di Padang Dievakuasi Damkar
-
BRI Hadirkan Qlola Mobile, Transaksi Bisnis Kini Bisa Lebih Fleksibel
-
Resmob Polda Sumbar Ungkap Dugaan Pencurian Alat Pendeteksi Banjir di Padang, Satu Orang Ditangkap