- Kursi Menteri BUMN kosong setelah Erick Thohir pindah Menpora.
- Pemerintah siapkan Plt Menteri BUMN dari tiga Wamen kandidat.
- Publik menunggu keputusan Presiden soal Menteri BUMN definitif baru.
SuaraSumbar.id - Setelah Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle kabinet, kursi Menteri BUMN kini resmi kosong, menyusul penggeseran Erick Thohir ke jabatan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) pada 17 September 2025.
Erick Thohir, yang telah menjabat sebagai Menteri BUMN sejak 23 Oktober 2019 dalam era Kabinet Merah Putih, terus memimpin Kementerian BUMN hingga hari pelantikan sebagai Menpora. Keputusan Presiden Nomor 96B/2025 menetapkan mutasi tersebut dilakukan “dengan hormat”.
Meski kursi Menteri BUMN belum diisi figur baru secara definitif, pemerintah memastikan posisi akan dijabat Pelaksana Tugas (Plt) supaya roda pemangkuan Menteri BUMN tetap berjalan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan, “Menteri BUMN definitif memang belum ditunjuk karena kita masih mencari sosok dengan berpindahnya tugas kepada Bapak Erick Thohir ke Kemenpora.
Saat ini, terdapat tiga Wakil Menteri (Wamen BUMN) yaitu Kartika Wirjoatmodjo, Aminuddin Ma’ruf, dan Dony Oskaria, yang disebut-sebut sebagai kandidat Plt Menteri BUMN. Namun, belum ada keputusan resmi siapa yang akan mengisi Plt Menteri BUMN dari ketiganya.
Erick Thohir sendiri menyatakan tak mengetahui siapa yang akan menjadi Plt Menteri BUMN dan menegaskan bahwa penunjukan tersebut merupakan hak prerogatif Presiden.
Terkait isu peleburan Kementerian BUMN ke dalam Danantara, Erick Thohir menyebutnya belum tahu dan belum ada keputusan resmi baik di pihak eksekutif maupun DPR.
Fakta penting terkait Menteri BUMN
Sejak diangkat menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir meninggalkan posisinya sebagai Menteri BUMN, yang dia pegang sejak 2019.
Kementerian BUMN adalah lembaga strategis yang mengelola berbagai sektor vital seperti energi, pangan, perbankan, dan infrastruktur, sehingga kekosongan jabatan ini memicu perhatian publik.
Penunjukan Plt Menteri BUMN diharapkan segera diumumkan, meskipun pemerintah menyatakan sedang menyeleksi calon definitif yang memenuhi kriteria teknis dan politik.
Kursi Menteri BUMN kini belum ditempati secara definitif setelah Erick Thohir menjadi Menpora. Pemerintah mencari figur cocok, sementara satu dari tiga Wamen BUMN kemungkinan akan ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Menteri BUMN. Namun, keputusan resmi masih menunggu dari Presiden Prabowo serta keluarnya surat penunjukan.
Berita Terkait
-
Rosiade Padel Tournament 2026 Sabet Dua Rekor MURI, Erick Thohir: Menpora Saja Susah Dapat
-
BP BUMN Perkuat Permodalan DSI Sebagai Perantara Ekspor Tunggal
-
Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan
-
Timnas Indonesia Batal Lawan Yordania, Erick Thohir Singgung Faktor Keselamatan Kevin Diks Cs
-
Naik 300%, Emiten Farmasi PEHA Raup Laba Bersih Rp31,60 M di Kuartal III-2026
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM
-
BRI Private dan BRI Prioritas Tawarkan Privilege Pendidikan Anak di Sequoia School
-
Sempat Lumpuh Lima Jam Akibat Longsor, Jalur Sumbar-Riau di Limapuluh Kota Kembali Bisa Dilalui
-
Longsor Timbun Badan Jalan di Pangkalan Limapuluh Kota, Akses Sumbar-Riau Ditutup
-
Mahasiswa Asal Padang Diduga Terlibat Perdagangan Orang dan Eksploitasi Seksual Anak