SuaraSumbar.id - Hasil visum mayat perempuan di selokan Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar), mengungkap fakta mengerikan di balik kematian tragis seorang siswi berusia 15 tahun.
Dua hari setelah jasad wanita muda itu ditemukan di selokan Kampung Binubu, Nagari Sontang Cubadak, Kecamatan Padang Gelugur, Kabupaten Pasaman, polisi berhasil mengidentifikasi korban dan mengantongi identitas terduga pelaku.
Kasat Reskrim Polres Pasaman, AKP Fion Joni Hayes, menjelaskan bahwa hasil visum dari dokter forensik Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar di Padang memastikan korban adalah korban pembunuhan.
“Hasil visum rumah sakit menyatakan tulang leher korban patah dan tulang pelipis kanan retak, sementara bagian anus dan kemaluan korban juga mengalami luka robek dan rusak,” kata AKP Fion, Jumat (15/8/2025).
Korban diketahui bernama Nur Mintana Hasibuan (15), warga Pagaran Jae Batu, Desa Pasar Latong, Kecamatan Lubuk Barumun, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara.
Identitas korban dipastikan setelah kedua orang tuanya melihat langsung jasad putri mereka di RS Bhayangkara pada Rabu (13/8/2025) malam.
Setelah mendapat persetujuan keluarga, tim forensik segera melakukan autopsi untuk memastikan penyebab kematian, waktu kematian, dan kecocokan DNA dengan orang tua korban.
“Autopsi ini juga penting untuk mengetahui di mana korban dibunuh. Jika locus berada di Padang Lawas, kasus akan dilimpahkan ke Polda Sumatera Utara,” jelas AKP Fion.
Pihak kepolisian kini fokus mendalami informasi dari keluarga terkait kronologis hilangnya korban. Berdasarkan penyelidikan, identitas terduga pelaku pembunuhan telah dikantongi.
“Kami sedang mendalami dan melacak keberadaan pelaku menggunakan teknologi informasi. Kami yakin pelaku segera tertangkap,” tegasnya. (Antara)
Berita Terkait
-
PKS Kutuk Keras Pembunuhan Sadis Anak Kadernya di Cilegon: Setiap Anak Punya Hak Hidup!
-
Ayah Korban Diperiksa, Misteri Kematian Bocah 9 Tahun di Rumah Mewah Cilegon Masih Gelap?
-
Telepon Terakhir Anak 9 Tahun: Apa Pemicu Pembunuhan Sadis di Rumah Mewah Cilegon?
-
Kronologi Pembunuhan Bocah 9 Tahun di Cilegon, Telepon Panik Jadi Awal Tragedi Maut
-
Misteri Kematian Bocah 9 Tahun di Cilegon, Polisi Periksa Maraton 8 Saksi
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
Terkini
-
Pascabanjir Aceh Tamiang: Santri Darul Mukhlisin Siap Kembali ke Sekolah Berkat Kementerian PU
-
Jalan Nasional Aceh Tamiang Dikebut Pulih, Tim Kementerian PU Kerja Lembur Siang-Malam
-
Jalan Nasional MedanAceh Tamiang Kembali Pulih, Aktivitas Warga Mulai Bangkit Usai Banjir Bandang
-
Jembatan Krueng Tamiang Akhirnya Dibuka, Arus Lalu Lintas Aceh Tamiang Kembali Bergerak Lancar
-
Jalur Vital MedanAceh Tamiang Akhirnya Normal Lagi, Warga Bahagia: Kami Bisa Jualan Lagi!