SuaraSumbar.id - Forum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupeten dan Kota se- Sumatera Barat (Sumbar) mengecam aksi penyegelan kantor Sekretariat KONI Sumbar. Mereka pun sepakat mendukung dan mengawal proses hukum tindakan yang dinilai telah mencoreng semangat patriot insan olahraga di Ranah Minang.
Ketua KONI Kota Solok yang juga Ketua Forum KONI Kabupaten/Kota se-Sumbar, Rudi Horizon mengatakan, penyegelan kantor KONI Sumbar oleh sejumlah orang yang mengatasnamakan insan olahraga sangat mencoreng marwah organisasi.
"Aksi penyegelan ini mencederai semangat sportifitas dan merusak citra olahraga di daerah Sumbar," katanya dalam pertemuan yang digelar di Kota Padang, Jumat (1/8/2025).
Atas semangat kebersamaan itulah, kata Rudi, pengurus KONI se-Kabupaten/Kota hadir untuk menyatukan sikap mendorong pelaporan dugaan perusakan dalam penyegelan kantor KONI Sumbar. Sejatinya, pertemuan itu dihadiri oleh 16 KONI Kabupaten/Kota. Namun, karena beberapa alasan, hanya 9 daerah yang hadir dalam pernyataan sikap tersebut.
"Semuanya nanti akan menanda tangani pernyataan sikap kita yang mendukung penuh kepengurusan KONI Sumbar di bawah Ketua Umum Ronny Pahlawan," bebernya.
"Kami menolak aksi penyegelan dan mendukung langkah KONI Sumbar melaporkan kejadian ini ke Polda Sumbar," katanya.
Selain mendukung, kata mantan Ketua KONI Kabupaten Solok dua periode itu, KONI Kabupaten/Kota se-Sumbar juga akan mengawal jalannya proses hukum yang telah dilaporkan ke Polda Sumbar.
Senada dengan itu, Ketua KONI Kota Padang, Yusra, menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk pelecehan terhadap insan olahraga di Sumbar. "Kami tentu kecewa. Ini sudah melecahkan insan olahraga Sumbar," katanya.
Begitu juga tanggapan keras dari Ketua KONI Kota Sawahlunto, Jhon Reflita. Dia menyebut bahwa aksi penyegelan ini sudah keterlaluan dan tidak bisa ditolerir. Atas dasar itu, sangat mendukung aksi tersebut diproses pidana.
"Ini sudah barbar. Tidak ada lagi yang melihat Ketua KONI Sumbar berkorban, berjuang. Kalau semuanya bisa semena-mena, untuk apa ada AD/ART,” tegas Jhon.
Ketua KONI Kabupaten Solok, Doni Zulkifli, juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap dampak psikologis dari situasi ini terhadap insan olahraga di Sumbar.
“Situasi ini merugikan dan merusak mental kita yang selama ini adalah patriot olahraga,” ungkap Doni.
“Silakan lakukan mosi tidak percaya, tapi jangan dengan cara-cara anarkis,” tegas Doni lagi.
Dilaporkan ke Polda Sumbar
Untuk diketahui, Ketua KONI Sumbar, Ronny Pahlawan, telah melaporkan aksi penyegelan sepihak terhadap kantor KONI Sumbar ke Polda Sumbar. Laporan itu diterima oleh AKP Dedi Kurnia dari SPKT Polda Sumbar pada Rabu (30/7/2025) dini hari, dengan nomor registrasi STPLB/145.a/VII/2025/SPKT/POLDA SUMATERA BARAT.
Berita Terkait
-
Aksi Foto Arteria Dahlan di Tikungan Sintinjau Lauik Disorot, Polda Sumbar: Antrean Hanya 1 Menit
-
Polisi Komentar Tak Berempati atas Meninggalnya Ojol Dilindas Barakuda, Berakhir Minta Maaf
-
Semarak Perlombaan dan Talenta Singa di Perayaan Hari Anak Nasional 2025 Karawang
-
Geger! Dirintelkam Polda Sumbar Acungkan Jari Tengah, 12 Massa Aksi Ditangkap
-
Beda Rekam Jejak Karier AKP Dadang dan AKP Ryanto Ulil, Sama-sama Pernah Jadi Kasat Narkoba!
Terpopuler
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- 5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
BRI Private dan BRI Prioritas Tawarkan Privilege Pendidikan Anak di Sequoia School
-
Sempat Lumpuh Lima Jam Akibat Longsor, Jalur Sumbar-Riau di Limapuluh Kota Kembali Bisa Dilalui
-
Longsor Timbun Badan Jalan di Pangkalan Limapuluh Kota, Akses Sumbar-Riau Ditutup
-
Mahasiswa Asal Padang Diduga Terlibat Perdagangan Orang dan Eksploitasi Seksual Anak
-
Pesta Pernikahan di Padang Berujung Petaka, 20 Warga Diduga Keracunan