SuaraSumbar.id - Fenomena link DANA Kaget masih jadi incaran para pengguna dompet digital. Mereka berlomba-lomba merebut saldo gratis mulai Rp100 ribu hingga Rp500 ribu.
Meski begitu, masyarakat juga harus waspada dengan banyaknya modus penipuan saldo gratis. Sebab, mereka merancang link yang juga sama persis ala DANA Kaget.
Pakar keamanan digital, Rizky Andika, mengungkapkan bahwa teknik phishing melalui link palsu kini menyasar pengguna aktif dompet digital, terutama yang kerap tergiur saldo instan.
“Banyak situs palsu yang desainnya nyaris identik dengan situs resmi. Sekali klik, pengguna bisa langsung dijebak,” ujarnya.
Link DANA Kaget palsu beredar masif di berbagai platform, mulai dari fitur TikTok Live, chatbot Facebook, hingga grup Telegram. Pelaku menyisipkan tautan jebakan yang tampak sah, padahal berujung pada pencurian data pribadi korban.
“Begitu korban mengisi PIN atau kode OTP, pelaku langsung mengambil alih akun dan mengganti informasi penting seperti email dan nomor verifikasi. Tak hanya kehilangan saldo, tapi juga akses penuh ke akun,” tambah Rizky.
Menurut data Bank Indonesia, transaksi digital sepanjang semester pertama 2025 mengalami lonjakan sebesar 37 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Peningkatan ini membuka celah luas bagi pelaku kejahatan siber untuk menyebarkan link DANA Kaget palsu dengan metode yang makin canggih dan menyakinkan.
Menyikapi fenomena ini, pihak DANA akhirnya buka suara. Dalam keterangan resminya, DANA menegaskan bahwa satu-satunya link yang sah hanya bisa diakses melalui domain resmi mereka: https://link.dana.id.
Baca Juga: 6 Link DANA Kaget Terbaru 28 Juni 2025, Waspada Jebakan Saldo Gratis Palsu!
"Seluruh link DANA Kaget yang sah hanya berasal dari domain resmi. Jika ada pihak yang meminta data pribadi dengan dalih hadiah atau saldo gratis, bisa dipastikan itu bukan dari kami," tulis manajemen DANA dalam pernyataan tertulis.
Modus baru yang kini digunakan oleh pelaku adalah menyusupkan link di kolom komentar TikTok Live dan menyamar sebagai akun giveaway. Di Telegram, pelaku juga kerap membuat grup palsu yang meniru komunitas resmi DANA.
Tips Hindari Penipuan Link DANA Kaget Palsu
Agar tidak menjadi korban penipuan digital, berikut sejumlah langkah pencegahan yang disarankan:
- Periksa tautan secara teliti. Hanya klik link yang berasal dari domain resmi: https://link.dana.id
- Jangan berikan kode OTP, PIN, atau data pribadi kepada siapa pun
- Hindari klik link mencurigakan dari komentar TikTok, grup Telegram, dan pesan siaran
- Aktifkan fitur verifikasi dua langkah (2FA) untuk keamanan tambahan
- Segera laporkan link mencurigakan ke Pusat Bantuan DANA melalui aplikasi
Rizky Andika menekankan pentingnya literasi digital di tengah maraknya penipuan siber. “Sekali klik di situs palsu, bisa membuka jalan lebar-lebar bagi pencuri digital,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Sebar ShopeePay: Tebar Saldo Gratis hingga 2,5 Juta, Klik Linknya Sekarang Juga!
-
Berburu DANA Kaget: Taktik Jitu Dapat Link Aktifnya, Buruan Klik di Sini
-
Saldo DANA Kaget Hari Ini Rp 289 Ribu, Bisa Digunakan Untuk Persiapan Malam Minggu
-
Rezeki Nomplok! 3 Link Saldo DANA Kaget Rp149 Ribu Siap Diklaim, Cek Caranya di Sini!
-
DANA Kaget Sesi Malam, Masih Ada Rp 99 Ribu, Siapa Cepat Dia Dapat
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Sering Terendam Banjir, Pemkab Padang Pariaman Putuskan Relokasi Puskesmas Sintuk
-
5 Ton Ikan Mati Massal di Danau Maninjau, Petani KJA Rugi Rp125 Juta
-
BMKG Pasang Alat Canggih di Padang-Pariaman, Pelayaran Makin Aman
-
Kosmetik Ilegal Dijual Rp35 Ribu di Marketplace Terbongkar, 3 Orang Ditangkap
-
Di Balik Keindahan Sitinjau Lauik, Ada Jalur Ekstrem yang Mematikan