Selain membuka peluang kerja luar negeri 2025, Kementerian P2MI juga menyoroti pentingnya perlindungan terhadap PMI dari risiko tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
Menurut Abdul Kadir, kolaborasi lintas instansi seperti Kementerian P2MI, Imigrasi, Kepolisian, dan pemerintah daerah hingga tingkat desa sangat penting dalam menanggulangi perdagangan orang.
“Kita harus bekerja sama mencegah TPPO ini,” tegasnya.
Salah satu langkah yang diambil adalah penguatan regulasi satu pintu dalam proses keberangkatan PMI, serta mendorong pemerintah daerah agar memiliki kebijakan yang mencegah warganya berangkat secara ilegal.
Waspada Modus Judi Online Berkedok Lowongan Kerja
Abdul Kadir juga mengingatkan soal penipuan lowongan kerja luar negeri 2025 yang sering dikaitkan dengan aktivitas ilegal, termasuk judi online.
Ia menyebut, ada pihak-pihak yang memanfaatkan antusiasme warga dengan menawarkan pekerjaan fiktif yang berujung pada kegiatan ilegal.
Untuk itu, Kementerian P2MI bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital, Kepolisian Republik Indonesia, serta Badan Siber dan Sandi Negara dalam memblokir situs judi online yang mengatasnamakan lowongan kerja.
“Kementerian P2MI juga memiliki Direktur Siber yang bekerja mengawasi situs-situs yang menawarkan pekerjaan namun berkaitan dengan judi online,” jelas Abdul Kadir.
Dia juga menyampaikan bahwa devisa dari pekerja migran Indonesia sepanjang tahun 2025 mencapai Rp253,3 triliun. Jumlah ini naik dari tahun sebelumnya yang sekitar Rp250 triliun.
Ia menyebut, kenaikan ini dipicu oleh remitansi atau pengiriman uang oleh pekerja migran dari luar negeri ke Indonesia.
Data ini menegaskan bahwa sektor pekerja migran memiliki kontribusi besar terhadap ekonomi nasional. Dengan tingginya permintaan kerja luar negeri 2025 dan pengawasan ketat terhadap jalur penempatan resmi, pemerintah berharap dapat melindungi PMI sekaligus meningkatkan penerimaan devisa negara.
Berita Terkait
-
Lampu Hijau dari Balai Kota: Ribuan SPD Terbit, Rapelan Gaji PJLP Mulai Dibayar
-
Syarat Kerja Selangit, Gaji UMR: Ekspektasi yang Tak Masuk Akal?
-
Biaya Hidup Meroket, Gaji Stagnan: Kenapa Anak Muda yang Disalahkan?
-
Soal Usulan Pencairan Gaji ASN Lewat Kopdes, Suahasil: Tetap Langsung dari Rekening Bank
-
Menkop Usul Gaji PNS Dibayar lewat Kopdes, Suahasil: Idealnya Langsung ke Rekening
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita
-
Kinerja Solid dan Inovasi Digital Antar BRI Raih 4 Penghargaan Bergengsi
-
Ini Makanan Kaya Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol
-
Bareskrim Tetapkan 20 Koperasi Jadi Tersangka Karhutla
-
Terjepit di Sela Tiang Rumah Selama 2 Jam, Perempuan 19 Tahun di Padang Dievakuasi Damkar