"Pemiliknya bukan warga sini," ucapnya.
Dari pantauan, terlihat puluhan tandon (tempat penampunagan air) yang telah dimodifikasi.
Selain itu, sejumlah drum juga tampak rusak dan hangus terbakar.
Api baru berhasil dikendalikan setelah tim pemadam kebakaran berjibaku selama beberapa jam.
Kepala Seksi Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bukittinggi, Dedi Afrianto, mengatakan bahwa pihaknya langsung mengerahkan sembilan unit mobil pemadam ke lokasi kejadian.
Bantuan tambahan sebanyak tiga unit armada pemadam juga datang dari Kabupaten Agam untuk mempercepat proses pemadaman.
"Penyebab kebakaran mungkin karena ada kelalaian, ini tempat penimbunan BBM," ucapnya.
Sementara itu, Camat Guguak Panjang, Yelrizon, yang turut hadir di lokasi kebakaran menyampaikan masih menunggu hasil resmi dari pihak kepolisian.
"Kami belum bisa menyampaikan detail, masih menunggu informasi dari pihak kepolisian yang menyelidiki kasus ini," katanya.
Setelah api berhasil dipadamkan dan dilakukan proses pendinginan, pihak kepolisian langsung melakukan penutupan terhadap gudang tersebut.
Peristiwa ini kembali membuka perhatian terhadap bahaya keberadaan tempat penimbunan BBM ilegal di tengah permukiman warga.
Selain melanggar hukum, aktivitas tersebut juga membahayakan keselamatan masyarakat sekitar.
Warga berharap pihak berwenang segera mengusut tuntas kasus ini dan memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali.
Kebakaran di Pabrik Karet
Sementara itu, tim pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan kebakaran yang terjadi di pabrik karet PT Teluk Luas di Tanjung Saba Pitameh Nan XX, Kota Padang.
Berita Terkait
-
Lobi Prabowo ke Putin Berhasil Amankan Pasokan BBM, Eddy Soeparno: Indonesia Masuk Zona Aman
-
5 Fakta Bahlil Borong Minyak Rusia untuk Indonesia, Sinyal Harga BBM Turun?
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan
-
Pertamina Sebaiknya Segera Naikkan Harga BBM Nonsubsidi, Awas Merugi
-
Shell Indonesia Tunjuk Andri Pratiwa Jadi Presiden Direktur Baru di Tengah Kelangkaan BBM
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Angin Puting Beliung Terjang Agam, Dua Rumah Rusak dan Warung Tertimpa Pohon
-
Kronologi Aksi Foto Rombongan Arteria Dahlan di Tikungan Sitinjau Lauik: Bermula dari Miskomunikasi
-
Bandara Minangkabau Padat, 47 Penerbangan Hilir Mudik dalam Sehari, Rute Jakarta Mendominasi
-
Buntut Rombongan Arteria Dahlan Foto di Tikungan Sitinjau Lauik, Kapolres Solok Kota Minta Maaf
-
Sering Terendam Banjir, Pemkab Padang Pariaman Putuskan Relokasi Puskesmas Sintuk