Pada tabung gas elpiji asli terdapat tulisan SNI dan logo Pertamina yang dicap permanen. Sementara itu, tabung gas oplosan tidak memiliki tanda ini dan hanya meniru warna tabung asli.
3. Cek Kondisi Segel
Sebelum membeli, pastikan segel tabung masih utuh dan tidak ada bekas sobekan. Segel asli terdiri dari plastik penutup dan plastik wrap yang kuat merekat.
Jika segel mudah dilepas, patut dicurigai sebagai tabung gas subsidi yang dioplos.
4. Periksa Bagian Karet
Karet pada bagian atas saluran gas berfungsi sebagai penahan tekanan gas saat regulator dipasang.
Tabung gas oplosan sering kali memiliki karet yang tipis, kendor, atau rusak, yang bisa berbahaya saat digunakan.
5. Berat Tabung Gas
Berat tabung bisa menjadi indikator keaslian gas. Umumnya, tabung gas hijau memiliki berat 8 kg, sedangkan tabung biru berbobot 27,2 kg. Jika beratnya berbeda, segera kembalikan ke penjual.
6. Gas Cepat Habis
Salah satu tanda gas oplosan adalah cepat habis meskipun pemakaian tidak berlebihan. Jika mengalami hal ini, sebaiknya lebih waspada dan periksa keaslian tabung gas subsidi yang digunakan.
Masyarakat diimbau lebih teliti dalam memilih gas elpiji untuk menghindari risiko dan memastikan keamanan saat digunakan.
Tag
Berita Terkait
-
Kelangkaan Elpiji 3 Kg Picu Inflasi di Sulawesi Tenggara
-
LPG 12 Kg Melejit Rp228 Ribu, Pemprov DKI Perketat Pengawasan 'Eksodus' ke Gas Melon
-
Harga LPG Tak Naik per April 2026, Pemerintah Jamin Stok Aman
-
Gas Elpiji 3 Kg vs 12 Kg, Mana yang Lebih Hemat untuk Kebutuhan Rumah Tangga?
-
Tukar Tabung Elpiji 3 Kg ke Bright Gas 5,5 Kg Gratis di Pertamina, Cek Cara dan Lokasinya di Sini!
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
Terkini
-
Dua Perampok yang Tewaskan Nenek 61 Tahun di Solok Selatan Ditangkap
-
Fundamental Bisnis Solid, BRI Lanjutkan Buyback Saham hingga Januari 2027
-
Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Kementerian PU Serap 97 Ribu Tenaga Kerja
-
Penyelundupan 2 Ton Solar Subsidi ke Jambi Digagalkan, Disamarkan dalam Karung Pupuk dan Fiber Ikan
-
298 Pelanggaran Tertangkap Kamera ETLE Polda Sumbar, 200 Surat Konfirmasi Dikirim