SuaraSumbar.id - Hujan deras yang mengguyur wilayah Pesisir Selatan sejak Jumat sore (17/1/2025) menyebabkan longsor dan pohon tumbang di Bukit Pulai, Kampung Jalamu, Nagari IV Koto Hilia, Kecamatan Batang Kapas.
Akibatnya, akses Jalan Lintas Sumatera yang menghubungkan Provinsi Bengkulu dengan Sumatera Barat putus total.
"Longsor dan pohon tumbang terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, setelah hujan deras melanda sejak pukul 15.00 WIB," ujar Briptu David Davella, personel Satuan Lantas Polres Pesisir Selatan.
Menurut Briptu David, terdapat dua lokasi pohon tumbang di Bukit Pulai dan satu titik longsor di Kampung Jalamu.
Material longsor dan pohon tumbang sepenuhnya menutup jalan, sehingga tidak dapat dilalui kendaraan.
Pihak kepolisian telah menghubungi Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Selatan untuk segera membersihkan material longsor dan pohon tumbang.
"Kami berharap pembersihan bisa segera dilakukan agar akses jalan kembali normal," tambah David.
Selain longsor dan pohon tumbang, hujan deras juga menyebabkan banjir di sejumlah kawasan di Nagari IV Koto Hilia.
Banjir dilaporkan merendam rumah warga dan menggenangi jalan raya, memperparah dampak cuaca ekstrem di daerah tersebut.
Baca Juga: Rumah Renovasi Jadi Sasaran, Nelayan di Pesisir Selatan Tertangkap Curi Gerinda
Jalan Batang Kapas-Painan merupakan satu-satunya jalur Lintas Sumatera yang menghubungkan Bengkulu dan Sumatera Barat, sehingga gangguan di jalur ini berdampak signifikan pada arus transportasi dan distribusi logistik.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Rumah Renovasi Jadi Sasaran, Nelayan di Pesisir Selatan Tertangkap Curi Gerinda
-
Parah! Ayah di Pesisir Selatan Perkosa Anak Tiri Puluhan Kali, Akhirnya Hamil dan Melahirkan
-
Modus Kotak Rokok, Petani Simpan 7 Paket Sabu di Sungai Sirah
-
Pohon Setinggi 15 Meter Tumbang Timpa Rumah Warga di Padang
-
Tragis! Siswi SMK di Pesisir Selatan Ditemukan Tergantung di Kamar
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
AKBP Terlapor Dugaan Pelecehan Polwan Batal Dilantik jadi Kabid Dokkes Polda Sumbar
-
Transformasi Digital BRI Perkuat Merchant dan QRIS, dan Akses Keuangan Danantara
-
Disdik Padang Soal Siswi SD Meninggal: Tidak Ada Indikasi Perundungan
-
Polwan Diduga Dilecehkan Perwira Berpangkat AKBP, LBH Padang Kecam Penghentian Kasus
-
Sakit Kepala Saat Bangun Tidur? Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Ini