SuaraSumbar.id - Riki (31), warga Kampung Pasar Melintang, Nagari Sungai Sirah, Kecamatan Silaut, Kabupaten Pesisir Selatan, ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan hanyut di Sungai Batang Kalam pada Selasa (14/1/2025).
Jasad korban ditemukan oleh tim SAR gabungan pada Jumat pagi setelah menyisir aliran sungai sejauh 15 kilometer.
Kasi Ops Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, Hendri, menjelaskan bahwa pencarian dimulai pukul 07.00 WIB dari lokasi awal korban dilaporkan hanyut.
"Pada pukul 10.38 WIB, korban ditemukan dengan kondisi meninggal dunia sekitar 9 kilometer dari titik awal hanyut," ujar Hendri.
Korban hanyut saat berenang menyeberangi sungai untuk mengambil rakit setelah pulang dari ladang durian di kawasan Nagari Sungai Sirah.
Debit air yang tiba-tiba meningkat membuat korban terbawa arus hingga akhirnya dinyatakan hilang.
Operasi SAR dilakukan dengan melibatkan empat tim yang menyisir aliran sungai, termasuk area sisi kiri dan kanan.
Upaya ini melibatkan Kantor SAR Padang, Polri, TNI, BPBD Pesisir Selatan, Pemerintah Kecamatan Silaut, masyarakat, dan relawan.
"Korban langsung dibawa ke rumah duka pada pukul 11.50 WIB untuk dimakamkan oleh pihak keluarga," tambah Hendri.
Baca Juga: Depak 3 Pemain Asing, Semen Padang FC Rombak Skuad Besar-besaran
Setelah korban ditemukan, operasi SAR resmi ditutup. Hendri menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat.
"Semua unsur yang terlibat telah kembali ke kesatuan masing-masing setelah korban berhasil dievakuasi," katanya.
Tim SAR mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama ketika debit air meningkat secara tiba-tiba.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan di kawasan sungai yang rawan bahaya.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Depak 3 Pemain Asing, Semen Padang FC Rombak Skuad Besar-besaran
-
Awas! Jejak Harimau Sebesar HP Ditemukan 100 Meter dari Permukiman Warga di Sumbar
-
Jasad Riki Ditemukan 9 KM dari Lokasi Hanyut, Akhiri Pencarian 4 Hari di Sungai Lubuk Kalam
-
Resmi! Semen Padang FC Kunci 31 Pemain, Siap Gebrak Putaran Kedua BRI Liga 1 2025
-
Drama Transfer: Winger Incaran Semen Padang FC Kandas, Apa Penyebabnya?
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Semburkan Abu 500 Meter: PVMBG Peringatkan Ancaman Lahar Dingin Mengintai
-
Tubuh Mungil Penuh Luka: Balita 3 Tahun Dirawat Intensif Usai Dianiaya Ayah Sambung
-
Longsor Maut Tambang Emas Ilegal di Sijunjung: Polisi Buru Pemodal dan Operator
-
Kronologi Longsor Maut Tambang Emas Ilegal Sijunjung: Tebing 30 Meter Tiba-tiba Runtuh
-
9 Orang Tewas Akibat Longsor Tambang Emas Ilegal di Sijunjung