SuaraSumbar.id - Sejak tiga hari terakhir, Basarnas Padang, Sumatera Barat (Sumbar), menangani tiga peristiwa nelayan tenggelam dan hilang di tengah cuaca ekstrem. Pencarian itu masih berlanjut hingga Rabu (11/12/2024) sore.
Kepala Basarnas Padang, Abdul Malik mengatakan, tiga kejadian itu tersebar di tiga kabupaten di Sumbar yakni di laut perairan Linggo Sari Baganti (Pesisir Selatan), Danau Maninjau (Agam), dan di kawasan Sungai Batang Kuantan Silokek (Sijunjung).
Peristiwa di Pesisir Selatan merupakan insiden kecelakaan kapal yang mengakibatkan dua nelayan hilang di laut dan keduanya telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
"Kejadian di Agam, korbannya satu orang. Dia nelayan yang pergi menjaring ikan menggunakan boat dan belum ditemukan," katanya.
Sedangkan di Sijunjung korban yang hilang juga satu orang. Kejadian berawal saat korban bersama dua temannya pergi memancing ke sungai menggunakan perahu.
Namun saat dalam perjalanan pulang perahu yang mereka naiki karam, dua orang berhasil selamat dalam insiden tersebut, sedangkan satu orang dilaporkan hilang.
Ia mengatakan, Basarnas Padang terus menyiagakan personel serta peralatan untuk membantu pencarian serta pertolongan sewaktu dibutuhkan oleh masyarakat.
"Kami siagakan personel serta alat yang dibutuhkan, karena dalam beberapa hari terakhir cuaca hujan disertai angin kencang masih terjadi di beberapa daerah di Sumbar," katanya.
Ia menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati beraktivitas di tengah cuaca ekstrem, dan diminta tidak melaut atau mendekati aliran sungai demi menjaga keselamatan.
Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan Basarnas Padang dapat menghubungi kanal resmi di nomor telefon 0751 484534, atau nomor 115 yang berlaku secara nasional. (antara)
Tag
Berita Terkait
-
Buntut Nelayan Tewas Janggal di Sel Tahanan, 4 Anggota Polsek Kajang Diperiksa dan Dipatsus
-
Nelayan 60 Tahun Hilang Saat Melaut, Perahu Ditemukan Tanpa Awak
-
Ratusan Warga Mengungsi Malam Hari Usai Terjebak Banjir di Kabupaten Agam
-
Ratusan Rumah Luluh Lantak, Pemkab Agam Membutuhkan 525 Huntara Bagi Korban Banjir
-
Kisah Pria Sampai Sewa Alat Berat Sendiri, Demi Temukan Jasad Ibu yang Tertimbun Longsor di Agam
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM
-
BRI Private dan BRI Prioritas Tawarkan Privilege Pendidikan Anak di Sequoia School
-
Sempat Lumpuh Lima Jam Akibat Longsor, Jalur Sumbar-Riau di Limapuluh Kota Kembali Bisa Dilalui
-
Longsor Timbun Badan Jalan di Pangkalan Limapuluh Kota, Akses Sumbar-Riau Ditutup
-
Mahasiswa Asal Padang Diduga Terlibat Perdagangan Orang dan Eksploitasi Seksual Anak