Bernadette Sariyem
Senin, 11 November 2024 | 15:04 WIB
Ilustrasi cuaca ekstrem. [Suara.com/Alfian Winanto]

SuaraSumbar.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca ekstrem di Sumatera Barat yang diprediksi akan berlangsung hingga akhir Desember 2024.

Cuaca di wilayah ini diperkirakan akan mengalami intensitas hujan yang tinggi, mencapai lebih dari 150 milimeter per bulan, dan berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin kencang.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, Desindra Deddy Kurniawan, mengungkapkan bahwa pola iklim di Sumatera Barat memiliki karakteristik unik dibandingkan dengan wilayah lain di Sumatra, dengan tipe iklim ekuatorial yang menyebabkan curah hujan sepanjang tahun.

Sejak awal November ini, BMKG telah mencatat peningkatan intensitas hujan yang signifikan, dengan potensi curah hujan ekstrem lebih dari 150 milimeter per hari pada kondisi tertentu.

“Variabilitas curah hujan harian di Sumatera Barat dapat mencapai 150 milimeter, dan ini berpotensi menimbulkan cuaca ekstrem. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada, khususnya terhadap potensi bencana hidrometeorologi hingga akhir 2024,” kata Desindra.

Tidak hanya hujan lebat, BMKG juga memperingatkan kemungkinan cuaca ekstrem lainnya, seperti angin kencang, petir, puting beliung, dan bahkan hujan es.

Pertumbuhan awan konvektif atau awan kumulus, yang menyebabkan terbentuknya cuaca ekstrem, telah beberapa kali terjadi di Sumatera Barat, termasuk hujan es yang sempat mengguyur Solok beberapa waktu lalu.

BMKG meminta masyarakat untuk waspada dan siap menghadapi potensi bencana yang dapat terjadi akibat cuaca ekstrem.

Selain itu, koordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti BPBD diharapkan dapat ditingkatkan untuk mitigasi bencana.

Baca Juga: Awas! Hujan Lebat Ancam Picu Lahar Dingin Gunung Marapi, BMKG Intensifkan Pemantauan

Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang jika mendeteksi tanda-tanda cuaca ekstrem di wilayah masing-masing.

Dengan potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan berlangsung hingga Desember, BMKG mengingatkan warga untuk terus memantau perkembangan prakiraan cuaca dan selalu waspada terhadap kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu.

Kontributor : Elizabeth Yati

Load More