SuaraSumbar.id - Pemerintah Kota Padang segera mengerahkan alat berat untuk membersihkan tumpukan sampah yang mengotori Pantai Muaro Lasak, setelah pembersihan manual yang dilakukan petugas kebersihan pada Senin (14/10/2024) dinilai tidak mencukupi.
Sampah yang mendominasi kawasan pantai ini disebabkan oleh aliran sungai yang membawa berbagai jenis sampah ke laut setelah hujan deras mengguyur Kota Padang sejak Sabtu (12/10/2024).
Sekretaris Dinas Pariwisata Padang, Rina Melati, mengatakan bahwa tumpukan sampah ini sangat berat sehingga membutuhkan bantuan alat berat untuk mempercepat proses pembersihan.
"Pengangkutan sampah sudah tidak bisa dengan tangan manusia, dan harus menggunakan alat berat," ujar Rina Melati.
Rina menjelaskan bahwa pihaknya telah meminta bantuan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk menyediakan alat berat yang diperlukan. Proses pembersihan diharapkan akan segera dilakukan begitu alat berat tiba di lokasi.
Tumpukan sampah serupa juga pernah terjadi pada Juli 2024 lalu, di mana pembersihan dengan alat berat membutuhkan waktu hingga satu minggu, dengan 12 truk sampah yang diangkut dari lokasi tersebut.
Sampah yang menumpuk di Pantai Muaro Lasak didominasi oleh sampah plastik yang terbawa dari aliran sungai. Hal ini membuat air laut di sekitar lokasi berubah warna menjadi hitam pekat, dan menciptakan pemandangan yang tidak sedap dipandang serta aroma tidak menyenangkan, yang mengganggu kenyamanan pengunjung pantai.
Wasmi (26), seorang wisatawan asal Pasaman, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kondisi pantai yang tidak sesuai ekspektasinya.
"Tidak bagus, tidak sesuai dengan ekspektasi," kata Wasmi, yang berkunjung ke Pantai Muaro Lasak bersama keluarganya.
Baca Juga: Demi Narkoba, Buruh Harian di Padang Bobol Warung Bakso Curi 10 Tabung Gas
Ia berharap sampah-sampah tersebut bisa segera dibersihkan agar pantai kembali indah dan nyaman untuk dikunjungi.
Petugas kebersihan terlihat bekerja keras di beberapa titik untuk memasukkan sampah ke dalam kantong hitam sebelum diangkut menggunakan becak motor menuju tempat pembuangan akhir sampah (TPS).
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Demi Narkoba, Buruh Harian di Padang Bobol Warung Bakso Curi 10 Tabung Gas
-
Waspada! Cuaca Ekstrem di Padang, Ini Imbauan BPBD
-
Kebakaran Lahap Gudang di Padang, Kerugian Capai Rp800 Juta, Penghuni Selamat
-
Hujan Angin Terjang Padang, Pohon Tumbang Timpa Jalan di Anak Air
-
Catat! Ini Lokasi Terlarang Kampanye di Pilkada Padang 2024, Tim Sukses Wajib Tahu
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita
-
Kinerja Solid dan Inovasi Digital Antar BRI Raih 4 Penghargaan Bergengsi
-
Ini Makanan Kaya Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol
-
Bareskrim Tetapkan 20 Koperasi Jadi Tersangka Karhutla
-
Terjepit di Sela Tiang Rumah Selama 2 Jam, Perempuan 19 Tahun di Padang Dievakuasi Damkar