SuaraSumbar.id - Kapolda Sumatera Barat (Sumbar), Irjen Pol Suharyono, secara resmi membuka kegiatan Gelar Operasional (GO) Bulanan Polda Sumbar Triwulan III yang digelar pada Rabu (9/10/2024) di Ballroom The ZHM Premiere Hotel, Padang.
Acara tersebut mengusung tema “Harkamtibmas dan Kesiapan Pengamanan Pilkada Serentak Tahun 2024”, yang menitikberatkan pada kesiapan pengamanan serta stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dalam menghadapi pemilihan kepala daerah serentak yang akan segera berlangsung.
Dalam sambutannya, Irjen Pol Suharyono menegaskan pentingnya Gelar Operasional sebagai sarana untuk melakukan kontrol, pengawasan, analisa, dan evaluasi atas pelaksanaan tugas-tugas kepolisian di wilayah hukum Polda Sumbar.
Ia menyampaikan bahwa forum ini menjadi tempat untuk mengidentifikasi keberhasilan, kendala, maupun kekurangan dalam pelaksanaan tugas yang telah berjalan.
“Gelar Operasional kali ini tidak hanya bertujuan untuk mengevaluasi kinerja, tetapi juga untuk merumuskan strategi menghadapi tantangan ke depan, terutama dalam hal kesiapan pengamanan Pilkada Serentak 2024-2025,” ujar Suharyono.
Lebih lanjut, Kapolda menekankan pentingnya kesiapan seluruh jajaran Polda Sumbar dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban yang mungkin terjadi menjelang dan selama pelaksanaan pilkada.
“Tema kali ini mengandung arti bahwa kita harus selalu siap menghadapi dinamika yang terjadi di masyarakat, baik terkait gangguan keamanan maupun antisipasi bencana di wilayah hukum Polda Sumbar,” tambahnya.
Dalam Pilkada Serentak 2024 di Sumatera Barat, akan ada dua pasang calon gubernur dan wakil gubernur, 32 pasang calon bupati dan wakil bupati, serta 22 pasang calon wali kota dan wakil wali kota yang turut berlaga.
Sementara itu, di Kabupaten Dharmasraya, hanya ada satu pasangan calon yang akan melawan kotak kosong, menjadikan pengamanan di daerah tersebut menjadi perhatian khusus.
Baca Juga: Terbongkar! Sindikat Ijazah Palsu di Padang, Polisi Buru Pelanggan yang Menyalahgunakan
Untuk mengawal pelaksanaan Pilkada Serentak, Polda Sumbar telah menyiapkan kekuatan personel yang signifikan.
“Sebanyak 8.784 personel akan diterjunkan dalam Operasi Mantap Praja Singgalang 2024 guna memastikan pemilihan umum berlangsung aman dan lancar,” jelas Suharyono.
Personel ini akan bertugas mengamankan 10.836 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di seluruh wilayah Sumatera Barat.
Ia juga mengingatkan seluruh Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) untuk waspada dan melakukan pemetaan potensi kerawanan di setiap TPS di wilayah masing-masing.
“Saya tekankan agar para kasatwil dapat melihat dan menilai perkiraan ancaman pada lokasi TPS rawan di wilayahnya, sehingga langkah pengamanan yang diambil dapat lebih tepat sasaran,” tegasnya.
Dengan persiapan yang matang dan evaluasi yang berkesinambungan, Kapolda berharap pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 di Sumatera Barat dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif.
Berita Terkait
-
Terbongkar! Sindikat Ijazah Palsu di Padang, Polisi Buru Pelanggan yang Menyalahgunakan
-
Aksi Vandalisme Warnai Pilgub Sumbar, Poster Epyardi-Ekos Dirusak di Pariangan
-
Dua Calon Gubernur di Sumbar Kena Batunya, Kampanye Dihentikan Bawaslu
-
KPU Padang Terima 2.996 Kotak Suara untuk Pilkada Serentak 2024
-
KPU Padang Terima 2.996 Kotak Suara untuk Pilkada Serentak 2024
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Buyback Rp500 Miliar Digelar Hingga September 2026, BRI Pastikan Modal Tetap Solid
-
Petani di Pulau Simeulue Aceh Tunda Penanaman Padi, Kenapa?
-
Heboh Teror 'Pocong Begal' di Solok, Polisi Bilang Hoaks
-
JEMBATAN Soroti Persekusi Mahasiswa di PNJ dan UNP: Kampus Harus Jadi Ruang Aman Bebas Diskriminasi
-
Mau Mendaki Gunung? Ini Panduan yang Wajib Anda Ketahui