SuaraSumbar.id - DPRD Kabupaten Padang Pariaman mengapresiasi kinerja Polres Padang Pariaman yang berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan gadis penjual gorengan di Kecamatan 2x11 Kayu Tanam.
Wakil Ketua Sementara DPRD Padang Pariaman, Arwinsyah mengatakan, dukungan penuh terhadap upaya penegakan hukum dalam kasus ini. "Kami sangat mengapresiasi kerja keras Kepolisian Padang Pariaman karena telah menangkap pelaku pembunuhan gadis penjual gorengan," kata Arwinsyah, Kamis (20/9/2024).
Dia menegaskan, keberhasilan ini tidak terlepas dari kerjasama yang baik antara pihak kepolisian, masyarakat, dan pihak terkait lainnya di Kayu Tanam.
Menurut Arwinsyah, dukungan warga setempat memainkan peran penting dalam pengungkapan kasus ini. Tidak hanya membantu menemukan jenazah korban yang dikuburkan di lereng oleh tersangka, warga juga turut berperan dalam proses penangkapan pelaku.
"Kami juga berterima kasih kepada warga yang turut membantu kepolisian dalam menangkap pelaku," ujarnya.
Arwinsyah menekankan agar aparat kepolisian mendalami dan mengembangkan kasus ini, terutama jika ada tersangka lain yang mungkin terlibat dalam aksi keji tersebut. Dia berharap setiap orang yang terlibat dalam kejahatan ini bisa dimintai pertanggungjawaban.
"Jika ada pihak lain yang membantu atau terlibat, mereka juga harus menerima hukuman yang setimpal," katanya.
Dia juga meyakini bahwa kepolisian akan menuntut pelaku dengan hukuman berat, mengingat tersangka memiliki rekam jejak sebagai mantan narapidana kasus asusila.
Sebelumnya, Kapolda Sumbar, Irjen Pol Suharyono, mengungkapkan kronologi tragis yang menimpa Nia Kurnia Sari (18), gadis penjual gorengan yang ditemukan tewas dan dikubur di lahan perkebunan tanpa busana dalam keadaan tubuh terikat.
Nia tewas di tangan Indra Septiarman (26), pelaku yang kini sudah ditangkap oleh pihak kepolisian.
Menurut Suharyono, kejadian bermula pada Jumat (6/9/2024) sekitar pukul 17.00 WIB, ketika empat orang, termasuk tersangka, sedang duduk di suatu tempat.
Saat itu, korban dipanggil untuk menjual dagangannya kepada tersangka. Namun, pada pukul 17.50 WIB, setelah tersangka berpisah dengan tiga temannya, timbul niat jahat untuk memperkosa korban.
"Niat jahat itu muncul setelah tersangka melihat korban. Tali rafia dipersiapkan untuk melancarkan aksinya," jelas Suharyono saat konferensi pers, Jumat (20/9/2024).
Sekitar pukul 18.25 WIB, tersangka menghadang korban di Pasar Gelombang, saat korban sedang berjalan menuju rumah.
Setelah berhasil menyekap korban, tersangka menyeret tubuh Nia yang sudah tak sadarkan diri ke sebuah bukit untuk melakukan pemerkosaan.
Tag
Berita Terkait
-
Pembunuh Penjual Gorengan Nia Divonis Mati: Pengacara Bersiap Ajukan Banding Hingga Amnesti
-
Kebangetan! Makam Nia Kurnia Sari Gadis Penjual Gorengan Kini Malah Dipakai buat Syuting Video Klip
-
Kisah Nia Kurnia Sari Gadis Penjual Gorengan Diduga Bakal Difilmkan, Gelagat Sang Ibu Disorot
-
Meresahkan, Makam Nia Kurnia Sari Gadis Penjual Gorengan Diduga Jadi Ladang Syirik
-
Tak Cuma Makam, Viral Rumah Nia Kurnia Sari Gadis Penjual Gorengan yang Tewas Malah Jadi Tempat Wisata Warga
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Terungkap Dugaan Praktik Mucikari di Padang, Satu Pria Dibawa ke Polda
-
Jaga Kesehatan Keluarga, BRI Berikan Healthcare Privilege Eksklusif Bersama Prodia
-
Menaker Dukung Program Magang Nasional BRI untuk Cetak Talenta Muda Siap Kerja
-
Solar Subsidi Diduga Dikumpulkan di Pessel untuk Dijual ke Jambi, Polisi Tangkap Pria 53 Tahun
-
DPO Sejak 2025, Mantan Pimpinan BPR JKT-Pariaman Akhirnya Diringkus