SuaraSumbar.id - Semen Padang FC akan menghadapi tantangan besar saat bertandang ke markas Malut United pada pekan keempat BRI Liga 1 2024-2025.
Laga yang digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Jumat (13/9), akan mempertemukan dua tim promosi yang sama-sama berambisi meraih kemenangan. Kabau Sirah, julukan Semen Padang, optimistis bisa mencuri poin dari laga tandang ini.
Pelatih Semen Padang FC, Hendri Susilo, mengungkapkan bahwa timnya telah mempersiapkan diri dengan matang selama jeda kompetisi.
Meskipun menghadapi lawan yang dikenal agresif, Hendri yakin strategi yang diterapkan bisa mengimbangi permainan Malut United, yang juga merupakan tim promosi di Liga 1 musim ini.
“Kami sudah menjalani sesi latihan terakhir, dan Alhamdulillah semua pemain dalam kondisi sehat, meskipun Kenneth Ngwoke masih mengalami sedikit masalah cedera. Namun, kami akan lihat kondisinya besok,” kata Hendri dalam konferensi pers, Kamis (12/9).
Hendri menegaskan bahwa pertandingan melawan Malut United akan menjadi laga penting karena keduanya adalah tim yang baru saja naik ke Liga 1. Ia berharap timnya bisa tampil maksimal dan pulang dengan membawa poin.
“Pertandingan ini punya gengsi tersendiri karena kami sama-sama tim promosi. Jadi, ini akan menjadi laga yang sengit. Kami sangat berharap bisa meraih poin di sini,” tambahnya.
Meski Semen Padang memiliki catatan positif dalam tiga pertemuan terakhir melawan Malut United saat di Liga 2 dan laga persahabatan, Hendri tidak ingin terlena dengan hasil tersebut. Ia menyadari bahwa Liga 1 membawa tantangan yang berbeda, dan Malut United pasti sudah melakukan persiapan matang.
“Itu semua masa lalu. Ini Liga 1, jadi pasti ada perbedaan. Mereka sudah mempersiapkan diri dengan baik, begitu juga dengan kami,” tegas Hendri.
Baca Juga: Semen Padang FC Ngebet Main di Kandang Sendiri, Rumput Stadion H. Agus Salim Jadi Penentu
Gelandang Semen Padang FC, Firman Juliansyah, mengungkapkan bahwa kemenangan timnya atas PSS Sleman pada pertandingan sebelumnya menjadi suntikan motivasi tambahan. Firman dan rekan-rekannya semakin percaya diri untuk menghadapi Malut United.
“Kemenangan melawan PSS Sleman memberi kami kepercayaan diri lebih. Kami siap untuk menghadapi Malut United dan bertekad meraih kemenangan,” ujar Firman.
Namun, Firman juga mengakui bahwa Malut United bukanlah lawan yang mudah. Tim asuhan Imran Nahumarury kini jauh lebih kuat dibandingkan saat masih berlaga di Liga 2.
“Pasti ada perubahan dalam tim mereka, karena sekarang mereka bermain di Liga 1. Tapi kami siap untuk bertarung dan memenangkan pertandingan,” tutup Firman.
Pertandingan ini diharapkan menjadi laga yang menarik, mengingat kedua tim sama-sama ingin membuktikan kualitas mereka di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Semen Padang FC Ngebet Main di Kandang Sendiri, Rumput Stadion H. Agus Salim Jadi Penentu
-
Menanti Restu LIB, Semen Padang FC Targetkan Stadion Utama Sumbar Jadi Kandang Lawan Barito Putera
-
Semen Padang FC Boyong 22 Pemain ke Bantul, Siap Hadapi Malut United Meski Dua Pemain Andalan Absen
-
Semen Padang FC Incar Kemenangan Beruntun di Markas Angker
-
Menang Perdana, Semen Padang FC Kalahkan PSS Sleman dengan Skor 1-0
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Sering Terendam Banjir, Pemkab Padang Pariaman Putuskan Relokasi Puskesmas Sintuk
-
5 Ton Ikan Mati Massal di Danau Maninjau, Petani KJA Rugi Rp125 Juta
-
BMKG Pasang Alat Canggih di Padang-Pariaman, Pelayaran Makin Aman
-
Kosmetik Ilegal Dijual Rp35 Ribu di Marketplace Terbongkar, 3 Orang Ditangkap
-
Di Balik Keindahan Sitinjau Lauik, Ada Jalur Ekstrem yang Mematikan