SuaraSumbar.id - Tulih Sutan Kalipah, seorang kakek berusia 76 tahun asal Nagari Malalak Selatan, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menunjukkan semangat patriotismenya yang luar biasa pada momen HUT ke-79 Republik Indonesia.
Tulih berhasil mengibarkan Bendera Merah Putih di puncak pohon setinggi 80 meter pada 14 dan 15 Agustus 2024.
Aksi heroik ini menarik perhatian masyarakat setempat, mengingat usia Tulih yang sudah lanjut.
Namun, semangat dan tekadnya tak terbendung. Dengan bantuan tali dan cuaca terik, Tulih memanjat pohon tersebut tanpa jeda selama 4 jam.
"Apa yang dilakukan Pak Tulih bisa menjadi contoh bagi kita semua dalam memaknai kemerdekaan dan perjuangan pahlawan," ujar Camat Malalak, Zulwardi, pada Sabtu (17/8/2024).
Ide mengibarkan bendera di puncak pohon tertinggi muncul secara spontan saat Tulih berbincang dengan warga di warung.
"Bagaimana jika bendera itu dikibarkan di atas pohon tertinggi?" cetusnya.
Warga setempat langsung mendukung ide tersebut, dan Tulih bersama rekannya, Ujang St Rajo Ameh, memulai aksinya pada pukul 1 siang.
Berhasil mengibarkan bendera di puncak pohon setinggi 80 meter, aksi Tulih mendapat respons positif dari berbagai pihak.
Baca Juga: Maulia Permata Putri, Paskibra Asal Sumbar Ternyata Bukan Petugas Pembawa Baki Bendera Pusaka
Bupati Agam memberikan penghargaan kepada Tulih saat upacara pengibaran bendera di Halaman Bupati Agam, Sabtu (17/8).
"Tindakan berani dan penuh dedikasi dari beliau tidak hanya menunjukkan kekuatan fisik, tetapi juga komitmen mendalam terhadap bangsa," ujar Bupati.
Dikenal sebagai sosok yang sering membantu masyarakat memanjat pohon kelapa dan memangkas pohon tinggi, kini Tulih Sutan Kalipah mendapat pengakuan lebih luas berkat aksi patriotiknya, membuktikan bahwa semangat cinta tanah air tak mengenal batas usia.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Maulia Permata Putri, Paskibra Asal Sumbar Ternyata Bukan Petugas Pembawa Baki Bendera Pusaka
-
Penemuan Kerangka Manusia di Nagari Padang Laweh, Agam, Masih Diselidiki
-
Pejabat Pembangunan Gedung Perpustakaan di Kabupaten Agam Ditahan, Tersandung Kasus Korupsi Rp 419,9 Juta
-
Bunga Rafflesia Arnoldii Mekar di Palupuah Agam "Diserbu" Ratusan Wisatawan Mancanegara
-
Mirip Asli! Masjid Unik Berbentuk Ka'bah Diresmikan di Sumatera Barat
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Dituduh Lecehkan Polwan, Kuasa Hukum AKBP F Ungkap Sejumlah Kejanggalan
-
Kehilangan Kendali Saat Mendahului, Mahasiswa Asal Pekanbaru Tewas di Lima Puluh Kota
-
Dibantu Warga, Kemenhut Berhasil Tangkap Harimau Sumatera Dekat Sekolah di Agam
-
Maknai Kemerdekaan, Danantara melalui BRILink Agen Perluas Akses Keuangan hingga Pelosok Negeri
-
Semalaman Terombang-ambing, Nelayan Painan Ditemukan Selamat di Perairan Lakitan Selatan