SuaraSumbar.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Tim Gabungan berhasil menghancurkan batu atau demolisi di lereng Gunung Marapi yang tersisa akibat musibah banjir lahar dingin.
"Peledakan dilakukan di Desa Kapalo Koto, Sungai Puar, Kabupaten Agam. Sebelumnya sudah dilakukan peninjauan dan pengeboran serta reposisi batu yang rawan tersangkut atau merusak ke pemukiman warga," kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) BNPB, Kolonel Inf Hery Setiono, Jumat (31/5/2024).
Demolisi dilakukan sekitar pukul 14.30 WIB dengan penjagaan ketat dari TNI Polri. Sebelumnya, warga sekitar sudah diungsikan sementara.
"Warga sudah diberikan sosialisasi sejak dua hari yang lalu dan lokasi disterilkan dengan radius 500 meter dari titik demolisi," kata Hery.
Suara ledakan terdengar hingga sejauh satu kilometer dan mampu menghancurkan tiga batu besar yang sebelumnya terletak di bekas aliran banjir lahar dingin Marapi.
"Tidak ada warga yang terkena imbas dari demolisi. Hanya ada serpihan batu yang sempat mengenai satu atap rumah warga, jika harus diperbaiki akan dilakukan bersama Pemda Agam," kata Komandan Kodim (Dandim) 0304 Agam, Letkol Arm Bayu Ardhithya Nugroho.
Ia mengatakan, tiga batu besar yang berhasil dihancurkan selanjutnya akan dievakuasi melalui metode breaker dan alat berat.
"Target sesuai harapan kami berhasil dihancurkan, selanjutnya Dinas PUPR akan melakukan metode berbeda melalui alat berat," kata Bayu.
Pemerintah Kecamatan Sungai Pua, Agam menambahkan ada sekitar 500 warga yang diungsikan sementara saat proses peledakan berlangsung.
"500 warga diungsikan sebagian besar di Sekolah Dasar. Awalnya ada kecemasan warga namun setelah diberikan pemahaman mereka bersedia menjauh dan meninggalkan rumah sementara," kata Camat Sungai Pua, Susi Karmila. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Bukan Buat Perang, Ini Alasan RI Butuh Kapal Induk
-
Data Karhutla Kalsel Beda-Beda, BNPB Minta Semua Instansi Pakai Satu Data
-
40 Ribu Balita Terserang ISPA Akibat Karhutla! Pemerintah Didesak Beri Perlindungan Ekstra
-
150 KK Terdampak Banjir Bandang Tanggamus, Puluhan Rumah dan Lahan Warga Rusak
-
Banjir Bandang Solok, Satu Korban Ditemukan Meninggal Dunia
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Serunya Pestapora 2026 Bareng BRImo, Hadir dengan Ragam Program Menarik
-
Korban Terakhir Banjir Bandang Solok Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Dihentikan
-
Tinjau Lokasi Banjir Bandang Solok, Gibran Pastikan Keselamatan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi
-
Terbang Makin Nyaman, Nasabah BRI Prioritas Dapat Ekstra 27.000 GarudaMiles
-
Jaga Kesehatan Lebih Optimal, BRI Private Tawarkan Layanan Premium Medical Check Up