SuaraSumbar.id - Sebanyak 140 kendaraan diamankan Polresta Padang dalam razia besar-besaran yang digelar sejak Jumat (25/7/2025) dini hari.
Operasi ini merupakan bagian dari upaya pencegahan aksi balap liar dan tawuran yang marak terjadi di Kota Padang, Sumatra Barat.
“Dalam razia antisipasi balap liar yang digelar sejak dini hari tadi telah diamankan sebanyak seratus empat puluh kendaraan,” ujar Kapolresta Padang, Kombes Pol Apri Wibowo.
Razia yang dilakukan serentak tersebut merupakan bagian dari Operasi Patuh Singgalang 2025, yang digelar sejak Senin (14/7/2025) dan akan berakhir pada 27 Juli 2025.
Operasi ini mengusung tema “Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas” dan menargetkan segala bentuk pelanggaran lalu lintas.
“Terhadap seluruh pelanggaran kami berikan sanksi berupa tilang, sekaligus edukasi agar tidak melakukan pelanggaran yang sama,” kata Apri.
Dari 140 kendaraan yang diamankan, pelanggaran terbanyak adalah penggunaan knalpot brong, tidak menggunakan helm, tidak memasang tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB), serta pengendara yang tidak memiliki STNK dan SIM.
Ratusan kendaraan yang disita saat ini ditahan di kantor Polresta Padang. “Kami akan terus lakukan penertiban demi menciptakan keamanan dan kenyamanan di tengah masyarakat,” tegas Apri.
Operasi ini melibatkan personel gabungan dari Satuan Lalu Lintas, Reserse Kriminal, Reserse Narkoba, Intelijen dan Keamanan (Intelkam), serta satuan kerja lainnya.
Mereka menyisir sejumlah titik rawan, termasuk kawasan Jalan Khatib Sulaiman Padang yang dikenal sebagai lokasi favorit para pelaku balap liar dan tawuran.
Balap liar kerap meresahkan warga karena tidak hanya membahayakan pengendara, tetapi juga pengguna jalan lainnya.
Polresta Padang terus mengimbau agar masyarakat, khususnya anak muda, tidak terlibat dalam aktivitas ilegal tersebut.
Upaya seperti Operasi Patuh Singgalang ini selaras dengan program nasional yang menargetkan peningkatan keselamatan berlalu lintas serta menekan angka kecelakaan di jalan raya.
Berita Terkait
-
Brimob dan Tim Perintis Gerebek Balap Liar di Taman Mini, Remaja dan Motor Bodong Diamankan
-
Patroli Dini Hari di Pamulang: Remaja Diduga Balap Liar Diamankan, Pesta Miras Dibubarkan
-
Heboh Suara Perempuan Nyanyi 'Lelaki Cadangan' Saat Wakil Wali Kota Padang Pidato
-
Pukul Siswa hingga Tewas karena Disangka Balap Liar, Mabes Polri Pastikan Proses Pidana Bripka MS!
-
Ngabuburit dengan Balap Liar: Tradisi Semu yang Merenggut Nyawa
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Buyback Rp500 Miliar Digelar Hingga September 2026, BRI Pastikan Modal Tetap Solid
-
Petani di Pulau Simeulue Aceh Tunda Penanaman Padi, Kenapa?
-
Heboh Teror 'Pocong Begal' di Solok, Polisi Bilang Hoaks
-
JEMBATAN Soroti Persekusi Mahasiswa di PNJ dan UNP: Kampus Harus Jadi Ruang Aman Bebas Diskriminasi
-
Mau Mendaki Gunung? Ini Panduan yang Wajib Anda Ketahui