SuaraSumbar.id - Panitia Khusus Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (Pansus LKPJ) Kepala Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Tahun 2023 DPRD Sumbar, melakukan konsultasi dengan Direktorat Fasilitasi Kepala Daerah DPRD dan Hubungan antar Lembaga (FKDH) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta, Senin (13/5/2024).
Dalam pertemuan tersebut, terungkap bahwa Pansus LKPJ DPRD Sumbar akan mengevaluasi pelaksanaan rekomendasi yang diberikan kepada Gubernur pada tahun-tahun sebelumnya (2019-2022).
Ketua Pansus, Desrio Putra, menjelaskan bahwa dalam pembahasan LKPJ tahun 2023, Pansus tidak hanya fokus pada kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah, tetapi juga mengevaluasi pelaksanaan rekomendasi DPRD atas LKPJ tahun-tahun sebelumnya.
“Sehingga bisa dilihat bagaimana dampak yang diberikan. Upaya ini tentu dilakukan untuk lebih memperbaiki jalannya penyelenggaraan pemerintahan daerah,” ujarnya.
Desrio mengharapkan agar kualitas rekomendasi DPRD terhadap LKPJ tahun 2023 dapat lebih meningkat dan fungsi pengawasan dapat lebih optimal.
Ia menekankan pentingnya tindak lanjut dari rekomendasi yang diberikan oleh DPRD agar pengawasan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah berjalan maksimal.
“Terkait rekomendasi yang tidak ditindaklanjuti oleh kepala daerah, perlu dilakukan apakah DPRD bisa menggunakan hak interpretasi agar pengawasan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah berjalan maksimal,” tuturnya.
Dalam pembahasan LKPJ Kepala Daerah, DPRD akan fokus pada fungsi pengawasan dengan kewenangan yang sangat luas.
Penyatuan frekuensi dalam melahirkan rekomendasi-rekomendasi strategis sangat diperlukan, termasuk langkah-langkah dalam menyatakan sikap terhadap LKPJ Kepala Daerah.
Desrio juga menyoroti perbedaan antara capaian kinerja yang disampaikan oleh Kepala Daerah dan OPD dalam buku LKPJ dengan hasil pengawasan yang dilakukan oleh DPRD, yang lebih cenderung melihat permasalahan secara detail. Hal ini, menurutnya, harus menjadi perhatian seluruh pihak termasuk Pemprov agar tercapainya optimalisasi penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Pada pertemuan itu, Pansus LKPJ Kepala Daerah Sumbar 2024 disambut oleh Direktorat FKDH Wilayah I Sumatera, Eka Sastra. Pansus LKPJ juga didampingi unsur pimpinan yaitu Wakil Ketua DPRD Irsyad Syafar, Indra Dt Rajo Lelo, dan Suwirpen Suib.
Eka Sastra menyatakan bahwa jika rekomendasi yang diberikan DPRD kepada Kepala Daerah tidak ada progres, maka harus dikoordinasikan dengan komisi. Masa kerja Pansus selama enam bulan, sehingga pemanggilan OPD harus dilakukan untuk mengorek apa yang harus menjadi perhatian sebagai bahan rekomendasi.
“Sorotan-sorotan itu harus ditindaklanjuti dengan komisi-komisi terkait untuk mengawal progres yang ada,” ungkapnya.
Dengan adanya LKPJ, DPRD bisa memonitor kinerja kepala daerah. LKPJ sejatinya adalah bahan perbaikan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah, dan itu tidak bisa dicampuradukkan dengan politik. Menurutnya, berdasarkan PP 13 Tahun 2019, semua harus berjalan sesuai koridor.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Kemendagri: Pilgub Daerah Khusus Jakarta Tetap Pakai UU Pilkada
-
Adik Bupati Dharmasraya dan Putra Bupati Solok Selatan Dapat Suara Terbanyak Pemilu DPRD Sumbar
-
Ini 7 Caleg Dapil 8 yang Raup Suara Terbanyak dan Masuk DPRD Sumbar
-
Nama-Nama Caleg Dapil 2 yang Raih Kursi di DPRD Sumbar
-
8 Caleg Dapil 3 yang Lolos ke DPRD Sumbar, PKS Paling Banyak
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Serunya Pestapora 2026 Bareng BRImo, Hadir dengan Ragam Program Menarik
-
Korban Terakhir Banjir Bandang Solok Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Dihentikan
-
Tinjau Lokasi Banjir Bandang Solok, Gibran Pastikan Keselamatan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi
-
Terbang Makin Nyaman, Nasabah BRI Prioritas Dapat Ekstra 27.000 GarudaMiles
-
Jaga Kesehatan Lebih Optimal, BRI Private Tawarkan Layanan Premium Medical Check Up