SuaraSumbar.id - Sebanyak 252 murid dari SD 03 Koto Tuo, Ampek Koto, Agam, Sumatera Barat, terpaksa menjalani proses belajar mengajar di Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) terdekat, Senin (13/5/2024).
Itu setelah sekolah mereka rusak parah akibat banjir bandang.
Kondisi gedung sekolah yang tidak lagi layak pakai mendorong pihak sekolah untuk mencari lokasi sementara demi kelancaran kegiatan belajar mengajar.
Menurut Nurhasanah, seorang guru di SD 03 Koto Tuo, kegiatan belajar hanya dapat berlangsung hingga pukul 10.00 WIB karena keterbatasan ruangan dan fasilitas di MDA.
"Kami berusaha sebaik mungkin dalam kondisi yang ada," ucap Nurhasanah.
Kondisi bangunan sekolah yang sudah tidak layak dipaparkan Nurhasanah sebagai rusak berat, dengan sejumlah ruangan hancur diterjang pohon dan batu saat banjir.
"Total ada 13 ruangan kelas, tetapi yang tersisa hanya puing-puing," jelasnya.
Selain itu, peralatan sekolah seperti laptop, komputer, dan printer juga ikut rusak atau hilang terbawa banjir.
Banjir bandang di Koto Tuo tidak hanya berdampak pada kehilangan fasilitas pendidikan tapi juga menambah jumlah korban jiwa di Sumatera Barat, dimana per Senin, 13 Mei 2024, telah tercatat 43 orang meninggal dengan beberapa masih dalam pencarian.
Dalam situasi ini, pihak sekolah dan masyarakat setempat berharap agar bantuan dan perhatian lebih dapat diberikan untuk pemulihan kondisi pendidikan dan infrastruktur di wilayah terdampak.
Berita Terkait
-
Ditanya Banjir Sampai Sampah saat Halalbihalal ke Megawati, Pramono: Alhamdulillah Bisa Kita Jawab
-
Giant Sea Wall: Solusi Banjir Rob Jakarta atau Proyek Ambisius Tanpa Dana Jelas?
-
Fantastis! Total Kerugian Akibat Banjir Jabodetabek Ternyata Tembus Rp1,7 Triliun
-
Pemerintah Bentuk Tim Mitigasi, Cegah Banjir Besar Jabodetabek dan Cianjur Terulang
-
Perusahaan Ban Asal Korsel Ini Salurkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Korban Banjir
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Daftar 5 Ruas Tol Trans Sumatera Gratis Arus Balik Lebaran 2025, Tol Padang-Pekanbaru Paling Sibuk!
-
Kronologi Nenek dan 2 Cucu Hilang di Pantai Tiku Agam hingga Ditemukan Seperti Ini
-
4 Tips Aman Berkendara Saat Arus Balik Lebaran 2025 dari Polda Sumbar
-
BRI Raih Penghargaan Best Social Loan di The Asset Triple A Awards 2025
-
2 Tewas dalam Kecelakaan Maut di Jalan Alternatif Bukittinggi-Payakumbuh saat Lebaran