SuaraSumbar.id - Ketua Tim Pembela Prabowo-Gibran, Yusril Ihza Mahendra, mempertegas bahwa permohonan yang diajukan oleh pasangan Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud terkait Pemilihan Umum Presiden 2024 tidak berada dalam kewenangan Mahkamah Konstitusi (MK).
Menurut Yusril, klaim yang diajukan kedua pasangan tersebut lebih tepat ditangani oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Pengadilan Tata Usaha Negara (TUN).
Dalam persiapan akhir sebelum menyampaikan kesimpulan resmi, Yusril menyatakan bahwa dokumen yang dikerjakan oleh timnya akan segera diserahkan kepada Panitera MK.
"Pagi ini saya finalisasi draf kesimpulan yang dikerjakan para drafter Tim Pembela Prabowo-Gibran untuk perkara No 1/PHPU.PRES.XXII/2024 yang dimohon Anies Rasyid Baswedan dan Muhaimin Iskandar, maupun perkara No 2/PHPU.PRES.XXII/2024 yang dimohon Ganjar Prabowo dan Mahfud MD," ungkap Yusril di Jakarta, Senin (15/4/2024).
Menurut Yusril, permohonan yang diajukan oleh kedua pasangan calon tersebut tidak sesuai dengan kewenangan MK seperti yang diatur dalam UU No 7/2017 dan Peraturan Mahkamah Konstitusi No 4 Tahun 2024.
"Kewenangan MK adalah menangani perselisihan hasil perhitungan suara Pilpres antara Pemohon dengan KPU. Pemohon wajib mengemukakan berapa perolehan suara yang benar menurut mereka, dengan menyandingkannya perolehan suara menurut KPU dan mohon agar MK membatalkan penetapan perolehan suara yang ditetapkan KPU," jelas Yusril.
Dia menambahkan, "Namun, dua pemohon malah tidak mengemukakan hal itu pada persidangan. Mereka justru mengemukakan hal-hal lain yang bukan kewenangan MK untuk mengadili dan memutuskannya."
Dalam eksepsi, Yusril meminta MK untuk menyatakan bahwa mereka tidak berwenang memeriksa permohonan para pemohon atau setidak-tidaknya menyatakan permohonan para pemohon tidak dapat diterima.
Sementara dalam pokok perkara, tim pembela Prabowo-Gibran berpendapat bahwa para pemohon tidak berhasil membuktikan adanya pelanggaran, kecurangan, dan penyalahgunaan kekuasaan seperti yang mereka klaim.
Baca Juga: Tim Hukum Anies-Muhaimin Serahkan Kesimpulan PHPU ke MK, Optimis Gugatan Dikabulkan
Yusril juga menegaskan bahwa petitum yang diajukan oleh kedua pemohon, termasuk permintaan diskualifikasi pasangan Prabowo-Gibran atau mengadakan pemilihan ulang, tidak memiliki dasar hukum yang kuat.
Oleh karena itu, ia berpendapat bahwa permohonan tersebut layak ditolak oleh Mahkamah Konstitusi.
Dengan argumentasi kuat dari tim pembela, Yusril berharap MK akan memutus bahwa Keputusan KPU tentang Penetapan Hasil Pemilu Presiden dan Wakil Presiden yang memberi kemenangan kepada Prabowo-Gibran adalah sah dan harus ditegakkan.
"Dengan putusan seperti yang kami kemukakan itu, kami berharap seluruh rangkaian Pilpres telah selesai. Pasangan Prabowo-Gibran tinggal menunggu pelantikan sebagai presiden dan wakil presiden oleh MPR pada 20 Oktober 2024 nanti," tutup Yusril.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Tim Hukum Anies-Muhaimin Serahkan Kesimpulan PHPU ke MK, Optimis Gugatan Dikabulkan
-
Relawan Anies-Muhaimin Gelar Halal Bihalal Serentak dengan Pembacaan Putusan MK
-
Hasil Real Count KPU di Sumbar 65.06 Persen: Anies-Muhaimin Semakin di Depan
-
Real Count KPU di Sumbar 63.58 Persen: Anies-Muhaimin Teratas
-
Tim Hukum Anies-Muhaimin Klaim Ada Penggelembungan Suara Prabowo-Gibran
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita
-
Kinerja Solid dan Inovasi Digital Antar BRI Raih 4 Penghargaan Bergengsi
-
Ini Makanan Kaya Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol
-
Bareskrim Tetapkan 20 Koperasi Jadi Tersangka Karhutla
-
Terjepit di Sela Tiang Rumah Selama 2 Jam, Perempuan 19 Tahun di Padang Dievakuasi Damkar