SuaraSumbar.id - Jajaran Polres Mukomuko, Polda Bengkulu, memburu dua pelaku yang diduga membegal pasangan suami istri di jalan lintas Bengkulu-Sumbar.
"Kita sudah melakukan penyisiran di tempat kejadian peristiwa (TKP). Aksi begal ini terjadi di Desa Berangan Mulya dan pelaku masih kita kejar," kata Kapolsek Teramang Jaya Iptu Joni Alzufri, Kamis (4/4/2024).
Pasangan suami istri dari Desa Mekar Sari, Kecamatan Sungai Rumbai, Kabupaten Mukomuko, menjadi korban tindak kejahatan pembegalan senjata tajam oleh dua orang pria tidak dikenal pada Selasa malam sekitar pukul 19.00 WIB.
Korban pembegalan tersebut berinisial JI (52) dan istrinya SI (45) mereka warga Desa Mekar Sari, Kecamatan Sungai Rumbai, Kabupaten Mukomuko
Ia menjelaskan, bahwa pihaknya sudah mendapatkan informasi awal terkait ciri-ciri dua orang pelaku pembegalan menggunakan senjata tajam.
Dari dua pelaku ini, katanya, salah satu pelaku tersebut memiliki tinggi badan sekira 170 centimeter, perawakan sedang, memakai jaket hitam langsung dengan penutup kepala, logat Jawa.
Kemudian pelaku lainnya, memiliki tinggi sekitar 165 cm, badan sedang, menggunakan jaket hitam dengan penutup kepala sebo. menggunakan bahasa Indonesia.
Pelaku menggunakan Honda Revo warna hitam lis kuning, knalpot standar, nopol tidak diketahui.
Saat kejadian, korban berinisial JI pulang dari Kecamatan Lubuk Pinang menuju rumah korban di Desa Mekar Sari, Kecamatan Sungai Rumbai, dengan menggunakan sepeda motor Honda Beat warna putih bernomor polisi BD 6517 NT berboncengan dengan istrinya SI.
Saat melintas di jalan umum Desa Berangan Mulya, Kecamatan Teramang Jaya, korban dihentikan oleh dua orang yang menggunakan sepeda motor Honda Revo warna hitam nopol tidak tahu.
Setelah itu, korban berhenti dan pelaku mengatakan jika motor mereka kehabisan bensin. Setelah itu, salah satu pelaku mengeluarkan pisau dan meminta uang kepada korban. Pelaku sempat memecahkan spion motor korban dan mengambil kunci kontaknya.
Kemudian, pelaku meminta istri korban agar membuka tasnya dan pelaku mengambil uang tunai sebesar Rp 4,5 juta, setelah itu pelaku langsung melarikan diri ke arah Simpang Bantal, Kecamatan Teramang Jaya.
Ia mengatakan, korban saat itu tidak bisa mengejar karena kunci kontak motor miliknya diambil pelaku, setelah itu ada pengendara yang lewat dan korban menghentikan untuk minta pertolongan dan menghubungi petugas Polsek Teramang Jaya. (Antara)
Berita Terkait
-
Komplotan Begal Casis Bintara Polri Ditangkap!
-
Polisi Cek TKP Kasus Pembegalan di Pulo Gadung, Korban Belum Buat Laporan Resmi
-
Polisi Selidiki Aksi Begal Bercelurit Yang Rampas HP Korban Di Cipayung
-
Polisi Selidiki Kasus Pria Dibegal Hingga Diancam Dibacok Di Warkop Ciracas Jaktim
-
Viral Aksi Pembegalan di Kawasan Industri Pulogadung Jaktim, Ini Faktanya
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Sidang Isbat Penetapan Idul Adha Digelar 17 Mei 2026
-
Telan Satu Korban Jiwa, BPBD Imbau Warga Waspada Potensi Longsor Susulan di Sungai Landia Agam
-
Ekonomi Aceh Tumbuh 4,09 Persen pada Triwulan I 2026
-
Dramatis! Pekerja Bangunan Tersengat Listrik di Agam, Diselamatkan Aksi Cepat Polisi dan Damkar
-
Waspada Virus Hanta: Cara Penularan hingga Pencegahan yang Harus Diketahui