SuaraSumbar.id - Kasat Reskrim Polres Pariaman, AKP Muhammad Arvi, mengungkapkan kronologi penusukan terhadap Fajar Putra Lesmana (30), seorang warga yang menjadi korban penusukan pada Minggu malam, 11 Februari 2024, di Kota Pariaman.
Menurut keterangan Arvi, pelaku penusukan adalah Indra (42), warga Kelurahan Ujung Batung, Pariaman Tengah.
Kejadian bermula ketika korban mendatangi pelaku yang sedang berada di sebuah kedai di Dusun Koto Kaciak untuk menanyakan tentang perselisihan antara pelaku dan seorang pria bernama Rian Eki Putra.
"Pertemuan tersebut berujung pada pertengkaran yang menyebabkan pelaku mengeluarkan pisau dan menikam korban sebanyak tiga kali di bagian dada, perut, dan paha kanan," jelas Arvi.
Fajar Putra Lesmana yang merupakan tenaga kontrak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pariaman ini kemudian terkapar, dan segera dilarikan ke RSUD Pariaman untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, pelaku penusukan diketahui melarikan diri setelah kejadian. Arvi menegaskan bahwa timnya saat ini sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku untuk bertanggung jawab atas perbuatannya.
Polres Pariaman berkomitmen untuk memberikan perkembangan lebih lanjut mengenai kasus ini dan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta tidak terprovokasi oleh kejadian tersebut.
"Kami akan terus bekerja keras untuk menangkap pelaku dan memastikan keadilan bagi korban," tutup Arvi.
Kontributor : Rizky Islam
Baca Juga: Kota Pariaman Gratiskan Biaya Uji KIR Mulai Januari 2024, Ini Alasannya
Berita Terkait
-
Kota Pariaman Gratiskan Biaya Uji KIR Mulai Januari 2024, Ini Alasannya
-
46 Kasus Kebakaran Terjadi di Pariaman Selama 2023, Mayoritas Gara-gara Ini
-
Alasan Pemkot Pariaman Data Semua Kegiatan Warga di Malam Tahun Baru 2024
-
Akses Baru ke Pantai Gandoriah Pariaman Lewat Stasiun Kereta Api Resmi Dibuka
-
Oknum PNS Diduga Sodomi 6 Anak Bawah Umur di Pariaman, Modusnya Dibayar Rp 25 Ribu
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi